Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Banda Aceh Perkuat Perang Melawan Narkoba Lewat Sosialisasi untuk Masyarakat

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung program nasional untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan

Editor: IKL
for serambinews
Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat yang digelar di Hotel Madinatul Zahra, Kamis (23/4/2026). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat yang digelar di Hotel Madinatul Zahra, Kamis (23/4/2026). 

Kegiatan bertema “Membangun Kesadaran Menolak Narkoba” itu diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan pemuda dan masyarakat Kota Banda Aceh.

Selain memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penguatan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran barang terlarang. 

Baca juga: Momentum HUT ke-821, Ramza Harli: Banda Aceh Harus Terus Berbenah

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hingga siang hari, termasuk sesi pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banda Aceh, Rizal Abdillah, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung program nasional untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkoba, sekaligus mewujudkan Banda Aceh bersih dari narkoba,” ujarnya.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal melalui Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba sejak dini.

Ia menilai penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda dan memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Bachtiar, meski terjadi peningkatan pengguna narkoba di Banda Aceh, kondisi peredaran narkoba di daerah itu masih dinilai lebih baik dibanding sejumlah wilayah lain di Aceh. 

Namun demikian, ia meminta masyarakat tidak lengah terhadap ancaman peredaran narkoba yang dapat menyasar siapa saja.

“Yang paling penting adalah menjaga diri sendiri dari narkoba. Jika masyarakat sudah sadar akan bahaya narkoba, insyaallah Banda Aceh bisa bersih dari narkoba,” katanya.

Ia juga mengajak para peserta agar menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing dengan menyampaikan pesan antinarkoba kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat sekitar setelah mengikuti sosialisasi tersebut.

Pada kesempatan itu, Bachtiar turut mengapresiasi dukungan dari Ketua Fraksi Partai Gerindra sekaligus Ketua Badan Legislasi DPRK Kota Banda Aceh, Ramza Harli, yang mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Ia juga menyampaikan gagasan agar ke depan dapat dipertimbangkan pelaksanaan tes narkoba bagi masyarakat Kota Banda Aceh sebagai salah satu upaya pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved