Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Berita Bireuen

Jembatan Bailey Kutablang Ditutup 3 jam, Empat Keping Lantai Patah Usai Dilintasi Truk Overload

BPJN Aceh menduga kerusakan akibat truk CPO bermuatan lebih dari 30 ton yang melintas, sehingga lantai jembatan tidak mampu menahan beban.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
LANTAI JEMBATAN PATAH - Empat plat beton lantai jembatan bailey, Kutablang, Bireuen patah lagi, Jumat (24/4/2026), sehingga jembatan ditutup 3 jam untuk memperbaiki lantai rusak. Serambinews.com/HO 

Ringkasan Berita:
  • Empat keping lantai Jembatan Bailey Kutablang di Bireuen kembali patah pada Jumat siang, sehingga arus lalu lintas Banda Aceh–Medan ditutup sementara tiga jam untuk perbaikan.
  • BPJN Aceh menduga kerusakan akibat truk CPO bermuatan lebih dari 30 ton yang melintas, sehingga lantai jembatan tidak mampu menahan beban.
  • Masyarakat diimbau mematuhi aturan tonase, sementara aparat diminta bertindak tegas agar jembatan tetap aman dan tidak mengganggu mobilitas warga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Empat keping lantai jembatan bailey di Kutablang, Bireuen, kembali patah pada Jumat (24/4/2026) menjelang siang. 

Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur Banda Aceh-Medan sempat ditutup 3 jam, mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, untuk memperbaiki kerusakan.

Selain lantai, besi leger jembatan juga mengalami patah sehingga harus segera dilakukan perbaikan oleh tim maintenance.

Menurut Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin, kerusakan lantai jembatan diduga akibat dilintasi truk CPO dengan muatan lebih dari 30 ton.

Truk bermuatan berat tersebut melintas dari arah Banda Aceh dan menyebabkan empat papan lantai jembatan rusak parah.

“Terpaksa ditutup tadi siang karena ada empat papan lantai jembatan bailey rusak lagi setelah dilintasi truk bermuatan lebih dari 30 ton, umumnya truk CPO,” ujarnya.

Baca juga: Kedisplinan di Jembatan Bailey Harus Ditegakkan

Tim teknisi segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada bagian lantai yang patah di sisi barat jembatan.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa overload kendaraan menjadi faktor utama kerusakan berulang ini.

Fachruddin menegaskan, jika truk bermuatan lebih dari 30 ton terus melintas setiap hari, maka jembatan akan sering rusak dan harus ditutup demi keselamatan pengguna jalan.

Imbauan dan Tindakan
BPJN Aceh mengimbau pengusaha CPO serta sopir truk barang lainnya agar membatasi muatan sesuai ketentuan.

Muatan yang melebihi 30 ton sangat berisiko merusak jembatan yang kondisinya masih darurat.

Fachruddin juga meminta dinas terkait dan Polres Bireuen bertindak lebih tegas terhadap pelanggaran tonase.

Termasuk memberikan tilang atau mencabut SIM bagi sopir yang melanggar aturan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved