Minggu, 26 April 2026

Harga Emas

Emas Logam Mulia di Kabupaten Aceh Timur Naik, Perhiasan Masih Stagnan

Harga emas Logam Mulia (LM) di Kabupaten Aceh Timur mengalami kenaikan pada Sabtu (25/4/2026). Kenaikan terjadi baik pada

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Harga emas Logam Mulia (LM) di Kabupaten Aceh Timur kembali ambruk ke angka terendah, pada Jum'at (24/4/2026). Muliadi penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk menjelaskan bahwa harga LM sudah ambruk tiga hari berurut-turut. 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Harga emas Logam Mulia (LM) di Kabupaten Aceh Timur mengalami kenaikan pada Sabtu (25/4/2026).

Kenaikan terjadi baik pada emas batangan lokal maupun emas Antam, sementara harga emas perhiasan masih stabil tanpa perubahan.

“Pergerakan naik hanya terjadi pada emas LM, baik lokal maupun Antam. Untuk emas perhiasan seperti tipe A dan 99 masih stagnan,” ujar Muliadi, pedagang emas setempat.

Ia menambahkan, harga emas baik perhiasan maupun LM belum sepenuhnya kembali ke level tertinggi. Sejak memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat, harga emas cenderung tertekan.

“Emas perhiasan justru turun cukup dalam. Sebelumnya sempat mencapai 10 juta rupiah per mayam, lalu merosot hingga sekitar 8 juta per mayam akibat gejolak geopolitik,” jelasnya.

Adapun harga emas LM batangan lokal naik dari Rp2.550.000 per gram menjadi Rp2.570.000 per gram. Sementara itu, emas Antam meningkat dari Rp2.805.000 per gram menjadi Rp2.825.000 per gram.

Di pasar global, harga emas spot ditutup di level US$4.709,27 per troy ons. Sepanjang pekan perdagangan, harga emas dunia tercatat melemah 2,57 persen.

Pelemahan tersebut masih dipicu ketegangan yang belum mereda antara Iran dan Amerika Serikat. Ketidakpastian ini mendorong kenaikan harga minyak dunia dan berpotensi memicu lonjakan biaya energi global.

Kondisi tersebut membuat bank sentral di berbagai negara lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), emas cenderung kurang menarik saat suku bunga masih tinggi dan belum menunjukkan tren penurunan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved