Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

Sirene Peringatan Bencana Menggema di Banda Aceh, Ini Penyebabnya

Sirene tanda peringatan bahaya bencana meraung keras di sejumlah titik di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tepat pukul 10.00 WIB

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Chat GPT
SIRENE MERAUNG — Sirene tanda peringatan bahaya bencana meraung keras di sejumlah titik di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tepat pukul 10.00 WIB, Minggu (26/4/2026). Gambar ini dibuat dengan kecerdasan AI. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Sirene tanda peringatan bahaya bencana meraung keras di sejumlah titik di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tepat pukul 10.00 WIB, Minggu (26/4/2026).

Bunyi peringatan bahaya tersebut sengaja diaktifkan sebagai tanda peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan di Kota Banda Aceh

Kegiatan tahunan yang mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang bisa datang kapan saja.

Pantauan Serambi di sejumlah titik, saat sirene tanda bahaya berbunyi, masyarakat di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar tidak ada yang panik, mereka tetap beraktivitas seperti biasa. 

Baca juga: Polresta Banda Aceh Gelar Apel Sarpras Jelang May Day

Hal itu karena beberapa hari sebelumnya, BPBD Kota Banda Aceh sudah menginformasikan bahwa akan dibunyikan sirene bencana sebagai tanda peringatan HKB 2026.

Khusus di Kota Banda Aceh, acar puncak HKB 2026 ini diwarnai dengan sejumlah kegiatan, salah satunya latihan mitigasi bencana dan simulasi evakuasi yang dilakukan di dua titik, yaitu di kawasan Kecamatan Baiturrahman dan area car free day (CFD) Kota Banda Aceh.

Bagian dari simulasi nasional

Sebelumnya diberitakan, Kepala Unsur Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Banda Aceh, Cut Ahmad Putra menegaskan, bahwa pihaknya bakal membunyikan sirene tanda bahaya di dua titik utama pada Minggu (26/4/2026) pukul 10.00. Masyarakat tidak perlu panik.

Baca juga: HKB 2026, BNPB Tanam 2.257 Aneka Bibit Pohon di Banda Aceh

“Sebenarnya yang perlu disosialisasikan adalah informasi kepada masyarakat bahwa akan ada pembunyian sirene tepat pukul 10.00 WIB pagi. Ini bagian dari simulasi nasional, bukan kondisi darurat,” ujarnya kepada Serambi, pada Jumat (24/4/2026).

Putra menambahkan, tujuan utama dari seluruh agenda HKB adalah untuk membangun kesadaran publik terhadap mitigasi bencana. 

“Tujuan utama dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat, difokuskan pada peningkatan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana melalui aksi nyata,” kata Putra.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved