Berita Banda Aceh
ABA Silaturahmi ke Serambi, Suarakan Perjuangan Buruh pada Mayday 2026
“Pertemuan dengan Serambi Indonesia hari ini penting agar suara buruh Aceh sampai ke publik. Media adalah mitra strategis gerakan buruh. Kami harap...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- ABA melakukan audiensi ke Harian Serambi Indonesia pada Rabu (29/4/2026).
- Dukungan pengesahan RUU Ketenagakerjaan pasca putusan MK terkait UU Cipta Kerja & penghapusan outsourcing pada pekerjaan inti & penolakan sistem upah murah.
- Penetapan UMP 2027 berbasis kebutuhan hidup layak riil.
- Agenda Mayday 2026: puncak aksi akan digelar Jumat, 1 Mei 2026, dengan longmarch dari Masjid Raya Baiturrahman menuju gedung DPRA & Pendopo Gubernur.
- Kegiatan diisi dengan orasi, aksi damai & donor darah massal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Aliansi Buruh Aceh (ABA) melakukan silaturahmi dan audiensi ke Harian Serambi Indonesia, Rabu (29/4/2026), guna menyampaikan rangkaian agenda peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026 di Aceh.
Rombongan yang terdiri atas pimpinan konfederasi, federasi, serikat pekerja/serikat buruh se-Aceh serta elemen sipil itu diterima langsung jajaran pimpinan redaksi Serambi Indonesia.
Kedatangan rombongan ABA tersebut diterima langsung oleh Pemimpin Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur.
Ketua Aliansi Buruh Aceh, Drs. Tgk. Syaiful Mar mengatakan, terdapat sejumlah isu utama yang menjadi fokus perjuangan buruh Aceh pada peringatan Mayday tahun ini.
Pertama, dukungan terhadap pengesahan RUU Ketenagakerjaan sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-21/2023 terkait perubahan substansi UU Cipta Kerja.
Kedua, penghapusan outsourcing pada pekerjaan inti serta penolakan terhadap sistem upah murah.
ABA juga meminta DPRA menyusun qanun yang melindungi buruh dari sistem kerja rentan dan mendesak penetapan UMP 2027 berbasis kebutuhan hidup layak riil.
Ketiga, implementasi tunjangan meugang bagi pekerja di Aceh sebagaimana diatur dalam qanun ketenagakerjaan Aceh, terutama menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.
Keempat, jaminan sosial non-diskriminatif bagi seluruh pekerja, termasuk buruh kontrak, outsourcing, dan pekerja informal melalui akses JKA dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kelima, penolakan terhadap ancaman PHK akibat tekanan ekonomi global dan konflik geopolitik internasional. ABA meminta pemerintah melarang perusahaan melakukan PHK tanpa mekanisme bipartit yang sah.
Keenam, penetapan upah sektoral kelistrikan mengingat tingginya risiko kerja di sektor tersebut.
Baca juga: Warga Pidie Ramai-ramai Ubah Pekerjaan Jadi Buruh Harian Lepas
“Pertemuan dengan Serambi Indonesia hari ini penting agar suara buruh Aceh sampai ke publik. Media adalah mitra strategis gerakan buruh. Kami harap Serambi ikut mengawal isu-isu ini hingga ke meja kebijakan,” kata Syaiful Mar.
Agenda Aksi Mayday 2026
Ia menambahkan, puncak aksi Mayday 2026 akan berlangsung Jumat, 1 Mei 2026, dengan agenda longmarch dari Masjid Raya Baiturrahman menuju gedung DPRA dan dilanjutkan ke Pendopo Gubernur Aceh.
Selain aksi dan orasi, kegiatan juga diisi donor darah massal.
| Polda Aceh Musnahkan 20 Hektare Ladang Ganja di Sejumlah Titik |
|
|---|
| Ketua DPRK Banda Aceh Kecam Kekerasan Anak di Day Care, Minta Pengawasan Diperketat |
|
|---|
| Daycare Baby Preneur Ternyata Ilegal, Ini Daftar Tempat Penitipan Anak di Banda Aceh yang Berizin |
|
|---|
| DPRA Usul Pergub JKA Dicabut |
|
|---|
| Dinas Pangan Aceh Gelar Pasar Murah di Mibo, Darwati A Gani Turut Memantau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Aliansi-Buruh-Aceh-ABA-melakukan-silaturahmi-ke-Kantor-Harian-Serambi-Indonesia.jpg)