Rabu, 29 April 2026

Abdya

Bupati Perintahkan Evaluasi Satpam RSUD-TP Abdya, Dua Orang Tidak Hadir Tanpa Alasan

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan...

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Masrian Mizani
SAFARUDDIN - Bupati Safaruddin memberikan sambutan pada acara Pelantikan pengurus DPD TMI Abdya periode 2025-2026, di aula Tgk Dikila Kantor Bapperida Abdya, Sabtu (11/4/2026). Bupati Perintahkan Evaluasi Satpam RSUD-TP Abdya, Dua Orang Tidak Hadir Tanpa Alasan. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Abdya Safaruddin melakukan sidak ke RSUD Teungku Peukan dan menemukan sejumlah masalah seperti kurangnya penerangan, parkir liar, dan jam besuk yang tidak tertib.
  • Ia meminta penertiban jam besuk maksimal pukul 22.00 WIB serta penataan parkir dan fasilitas rumah sakit.
  • Safaruddin juga menginstruksikan evaluasi terhadap satpam yang tidak disiplin demi meningkatkan kualitas pelayanan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) kabupaten setempat, Selasa malam (28/4/2026).

Dalam sidak itu, Safaruddin, meninjau langsung pelayanan di Instalasi Gawat Darut (IGD), ruang rawat inap, termasuk kondisi dilingkungan rumah sakit.

Pada sidak tersebut, ada sejumlah temuan yang ia dapatkan, diantaranya kurangnya penerangan di sejumlah koridor rumah sakit, parkir liar, dan tidak tertibnya jam besuk pasien.

"Jam besuk pasien harus tertib. Tidak boleh lewat pukul 22.00 WIB," kata Safaruddin kepada petugas ruang rawat inap.

Selain itu, Safaruddin, juga meminta agar pihak rumah sakit menertibkan parkir liar.

"Di depan IGD tidak boleh ada parkir, semua harus ditempatkan pada lokasi yang sudah disediakan. Begitu juga tempat-tempat yang masih gelap, harus segera diberikan penerangan," ujarnya.

Setelah meninjau kondisi ruang inap dan pelayanan terhadap pasien, Safaruddin, mengumpulkan semua Satpam rumah sakit tersebut.

Dari enam orang Satpam yang piket, hanya empat hadir. Sementara sisanya tidak diketahui alasan pasti.

"Mana Satpam, Pak Direktur tolong kumpulkan semuanya," kata Safaruddin bernada instruksi.

Setelah semuanya berkumpul, Safaruddin, meminta mereka rutin melakukan patroli, termasuk meminta keluarga pasien agar mengakhiri kunjungan jika jam sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB.

"Kalau bukan kalian (Satpam) yang membantu, siapa lagi? Maka pastikan semua ruangan rawat inap tidak ada lagi yang berkunjung di atas jam 22.00 WIB. Tentu permintaan itu disampaikan dengan cara baik-baik," tegas Safaruddin.

Baca juga: Harga Emas di Abdya 29 April 2026: Emas Murni dan London Bertahan, Antam Naik Tipis 

Pada kesempatan itu, Safaruddin, juga mengintruksikan kepada Direktur RSUD-TP Abdya agar melakukan evaluasi terhadap Satpam yang tidak hadir.

"Pak Direktur, saya minta Satpam yang tidak hadir tanpa keterangan segera di evaluasi. Jika perlu, pecat. Soal pelayanan tidak boleh ada tawar menawar," tegas Safaruddin. 

Sementara itu, Direktur RSUD-TP Abdya dr Ismail Muhammad, menyebutkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati Safaruddin.

"Siap Pak Bupati, akan segera kita tindaklanjuti, mulai dari penambahan penerangan, penertiban parkir, dan juga evaluasi terhadap Satpam," ucap Ismail Muhammad. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved