Kamis, 30 April 2026

Berita Banda Aceh

Ketua KONI Aceh Buka Pra Pora Bulu Tangkis 2026, 209 Atlet Berebut Tiket PORA

Ke 16 daerah yang ikut Pra Pora yaitu Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur,

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Masrizal Bin Zairi
PRA PORA - Pembukaan Pra Pora Bulu Tangkis 2026 yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pon Yaya membuka secara resmi Pra Pora Bulu Tangkis 2026 yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Rabu (29/4/2026) sore.
  • Ke 16 daerah yang ikut Pra Pora yaitu Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Nagan Raya, Pidie, Simeulue, Banda Aceh, Langsa, dan Lhokseumawe.
  • Pon Yaya dalam sambutannya antara lain meminta para atlet bulu tangkis Aceh menjunjung tinggi spotivitas dalam bertanding. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Saiful Bahri alias Pon Yaya membuka secara resmi Pra Pora Bulu Tangkis 2026 yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Rabu (29/4/2026) sore.

Acara pembukaan dihadiri Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh Dr Safaruddin, para ketua PBSI dari 16 kabupaten/kota serta 209 atlet. 

Ke 16 daerah yang ikut Pra Pora yaitu Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Nagan Raya, Pidie, Simeulue, Banda Aceh, Langsa, dan Lhokseumawe. 

Pon Yaya dalam sambutannya antara lain meminta para atlet bulu tangkis Aceh menjunjung tinggi spotivitas dalam bertanding. 

Baca juga: Perbakin Aceh Tetapkan Jadwal Pra PORA Menembak 2026, Ini Tanggalnya

Ia menyatakan Pra Pora merupakan kompetisi untuk memperebut tiket Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV 2026 yang dihelat di Kabupaten Aceh Jaya pada November mendatang.

"Hari ini saya hadir bersama tiga wakil ketua KONI. Ini menunjukkan kami serius memperhatikan atlet Aceh, terkhusus atlet bulu tangkis," kata Pon Yaya yang juga anggota DPRA dari Partai Aceh.

Dalam kesempatan itu ia menyatakan akan memperjuangkan para atlet Aceh yang meraih prestasi untuk menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN). 

Hal ini penting karena para atlet telah mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi, baik daerah, nasional, maupun internasional. 

Sementara Ketua PBSI Aceh, Safaruddin menyampaikan cabang olahraga bulu tangkis Aceh telah mengukir prestasi membanggakan pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara setelah 20 tahun puasa medali.

"Ini satu kebahagiaan bagi bulu tangksi Aceh, setelah 20 tahun Aceh tidak pernah meraih medali di PON," kata Safaruddin yang saat ini menjabat Bupati Aceh Barat Daya (Abdya).

Karena itu, ia meminta Ketua KONI Aceh Saiful Bahri untuk membantu anggaran pembinaan dalam APBA agar cabor bulu tangkis di Aceh semakin bangkit.

"Izin ketua umum KONI Aceh. Sekarang saya tidak ada di DPRA. Saya sudah jadi bupati. Kami mohon kepada ketua umum agar memperjuangkan anggaran pembinaan atlet di DPRA," pinta Safaruddin. 

Kemudian, PBSI Aceh saat ini sedang membangun GOR di kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh dan saat ini masih dalam proses penyelesaian. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved