Selasa, 5 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Buka Muscab VI di Lhokseumawe, Ketua PPP Aceh: Jaga Kekompakan dari Cabang Sampai ke Ranting

“Setelah Muscab ini selesai, tidak boleh ada lagi sekat-sekat. Semua kader harus bersatu, dari tingkat cabang hingga ranting, demi memperkuat PPP...

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Foto Dok Panitia
Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Lhokseumawe mengadakan Muscab, Senin (4/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPW PPP Aceh, Dr H Amiruddin Idris, menegaskan pentingnya soliditas kader dari cabang hingga ranting sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029.
  • Hal itu disampaikan saat membuka Muscab VI DPC PPP Kota Lhokseumawe, Senin (4/5/2026).
  • Amiruddin mengingatkan agar dinamika Muscab tidak menimbulkan perpecahan, dan kepengurusan baru segera menyusun strategi politik yang matang.
  • Ia menekankan konsep 3M (man, machine, money) sebagai bekal caleg PPP untuk memenangkan kontestasi politik.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Aceh, Dr H Amiruddin Idris, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan seluruh kader, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, sebagai strategi untuk menang pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Amiruddin saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC PPP Kota Lhokseumawe, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi PPP untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun langkah politik menghadapi Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Amiruddin Idris menekankan bahwa soliditas merupakan kunci utama dalam membesarkan partai.

Ia mengingatkan agar dinamika yang terjadi selama proses Muscab tidak meninggalkan perpecahan di internal partai.

“Setelah Muscab ini selesai, tidak boleh ada lagi sekat-sekat. Semua kader harus bersatu, dari tingkat cabang hingga ranting, demi memperkuat PPP ke depan,” ujarnya.

Susun Strategi Politik

Ia juga mendorong kepengurusan baru agar segera bergerak menyusun strategi politik yang matang dan terukur.

Menurutnya, kemenangan dalam kontestasi politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan finansial, tetapi juga kualitas sumber daya manusia serta sistem pendukung yang baik.

“Ke depan, caleg PPP harus memiliki konsep 3M, yakni man, machine, dan money. Ini penting untuk memastikan kesiapan kita dalam menghadapi Pemilu 2029,” katanya.

Baca juga: PPP Banda Aceh Bakal Gelar Muscab X

Selain itu, Amiruddin menegaskan bahwa PPP tetap berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui sinergi dengan pemerintah, selama kebijakan yang dijalankan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Lhokseumawe, H. Ismed Nur AJ Hasan, menyebut Muscab VI sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus konsolidasi dalam upaya mengembalikan kejayaan partai di tingkat lokal.

“Kita ingin Muscab ini menjadi titik kebangkitan PPP di Lhokseumawe. Target kita jelas, meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi partai melalui pendekatan yang lebih modern dan inklusif, termasuk membuka ruang bagi generasi muda serta memperkuat kehadiran PPP di tengah masyarakat.

Dalam laporan Steering Committee (SC), H. Zulfikar, dijelaskan bahwa Muscab VI dilaksanakan berdasarkan AD/ART PPP hasil Muktamar X serta instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved