Rabu, 6 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Hadiri Pelepasan Jamaah Haji, Kapolda Aceh Serukan Persatuan dan Kekompakan

“Sebetulnya, di antara kita tidak ada sekat. Tetap bisa diskusi, membahas mengenai Aceh dan masa depan Aceh,” katanya.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Dok HUMAS POLDA ACEH
SALAM KOMANDO – Momen empat elit Aceh, yakni Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, dan Sekda Aceh M. Nasir, melakukan salam komando usai pelepasan jamaah haji Aceh kloter pertama di Asrama Haji Aceh, Selasa (5/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyerukan pentingnya persatuan dan kekompakan dalam membangun daerah.
  • Hal itu ditunjukkan saat menghadiri acara pelepasan jamaah haji kloter pertama di Asrama Haji, Banda Aceh,
  • Dalam kegiatan tersebut, terdapat dua momen  yang menarik perhatian publik. Salah satunya memperlihatkan salam komando empat elit Aceh, yakni Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, dan Sekda Aceh M. Nasir.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyerukan pentingnya persatuan dan kekompakan dalam membangun daerah.

Hal itu ditunjukkan saat menghadiri acara pelepasan jamaah haji kloter pertama di Asrama Haji, Banda Aceh, Selasa (5/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, terdapat dua momen  yang menarik perhatian publik. Salah satunya memperlihatkan salam komando empat elit Aceh, yakni Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Ketua DPR Aceh Zulfadhli, dan Sekda Aceh M. Nasir.

Satu foto lainnya menampilkan momen kebersamaan Kapolda Marzuki bersama Ketua DPRA Zulfadhli dan Sekda Aceh M. Nasir. Foto ini menegaskan pesan bahwa tidak ada polemik yang terjadi antara legislatif dan eksekutif Aceh. 

Kapolda Marzuki mengakui dirinya yang menginisiasi momen tersebut sebagai bentuk pesan simbolik persatuan.

“Sebetulnya, di antara kita tidak ada sekat. Tetap bisa diskusi, membahas mengenai Aceh dan masa depan Aceh,” katanya.

Baca juga: Ini Nama dan Asal Jamaah Haji Termuda & Tertua dari Banda Aceh 2026, Kloter Pertama Dilepas Pagi Ini

Menurut Marzuki, momen itu sengaja diciptakan sebagai bentuk ajakan untuk bersama-sama membangun Aceh.

“Memang inisiatifnya dari saya. Itu bahasa tubuh yang berisi pesan bersama-sama membangun Aceh,” ujarnya.

Usai kegiatan itu, Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung visi misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf dan Fadhlullah, yaitu Aceh Islami, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

“Kuncinya adalah kompak dan bersatu,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran kepolisian adalah memastikan stabilitas keamanan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi masing-masing.

Marzuki meyakini bahwa Pemerintah Aceh dan DPRA memiliki komitmen yang sama dalam membangun daerah, meski dengan peran yang berbeda.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut mendukung dan tidak mudah terprovokasi.

“Jangan memprovokasi, mari berjalan di alur yang benar dan berpikir positif,” pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved