Selasa, 12 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Puluhan Pelajar Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Butuh Peralatan Sekolah 

"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026).
  • Akibatnya, 84 rumah terbakar dan 275 jiwa dari 84 keluarga harus mengungsi.
  • Hingga 12 Mei 2026, para korban masih tinggal di tenda darurat, rumah keluarga, atau gereja bagi umat Kristen.
  • Bantuan sembako masih aman untuk dua hari ke depan.
  • Kebutuhan mendesak: peralatan sekolah (tas, alat tulis) bagi 36 pelajar korban kebakaran.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang.

Menyebabkan 84 unit rumah terbakar dan 84 keluarga atau 275 jiwa harus mengungsi.

Hingga Selasa (12/5/2026), para korban masih mengungsi, ada yang mengungsi di tenda darurat, ada yang tempat keluarganya dan ada yang ke gereja bagi umat kristen.

Keuchik Kampung Jawa Lama, Samsul Bahri, menjelaskan, untuk bantuan saat  ini terus mengalir dari berbagai pihak.

Khusus untuk sembako, untuk dua hari kedepan, stok masih aman.

Namun yang dibutuhkan saat ini berupa bantuan peralatan sekolah dan juga pampers.

Diuraikan, dari total 275 jiwa korban kebakaran, 36 diantaranya masih status pelajar, baik tingkat TK, SD, SMP, dan SMA.

Untuk seragam sekolah, sudah ada bantuan dari Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abu Bakar dan ada tambahan dari PDIP.

"Sehingga untuk setiap pelajar, telah ada bantuan dua seragam sekolah," katanya.

Namun yang belum ada saat ini adalah berupa tas sekolah dan peralatan tulis. 

"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.

Lalu diuraikan juga, ada 18 korban kebakaran yang membutuhkan pempers tiap hari. 

Rinciannya,13 balita dan 5 orang tua.

Diakuinya, beberapa hari lalu memang ada bantuan pampers. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved