Rabu, 13 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Puluhan Pelajar Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Butuh Peralatan Sekolah 

"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang. 

Namun, diperkirakan sudah habis dipakai. 

"Jadi kita harapkan juga adanya bantuan pampers," harapnya.

Baca juga: ‎‎Baitul Mal Lhokseumawe Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran yang Menghanguskan 84 Rumah

Kronologis Kebakaran

Untuk diketahui, kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang.

Sedangkan informasi kebakaran hebat ini dengan cepat menyebar ke masyarakat Kota Lhokseumawe.

Pasalnya, ditengah terik matahari, asap hitam membumbung tinggi ke langit Lhokseumawe.

Tidak lama kemudian, informasi kebakaran terus berkembang melalui media sosial.

Sehingga makin lama, semakin ramai masyarakat yang berdatangan ke lokasi.

Para korban juga berupaya menyelamatkan harta benda mereka.

Saat terjadi kebakaran, berdasarkan informasi, sempat juga terdengar dua kali ledakan keras. 

Sehingga diduga akibat ledakan tabung gas.

Sedangkan menindaklnjuti banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal, maka Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD langsung membangun dua tenda pleton.

Tenda di bangun di kawasan KP-3 Lhokseumawe atau hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi kebakaran.

Disamping juga menyalurkan bantuan masa panik berupa sembako dan kebutuhan lainnya.

Bantuan secara simbolis diserahkan Sekdako Lhokseumawe A Haris, didampingi Plh Kepala BPBD Lhokseumawe Said Bachtiar. Serta diterima Camat Banda Sakti Mirdha Ikhsan.

Baca juga: Personel Polisi Korban Kebakaran di Pardede Terima Bantuan dari Kapolres Lhokseumawe

Penyebab Kebakaran

Sedang penyebab kebakaran, diduga kuat akibat konsleting listrik.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved