Berita Nagan Raya
Camat Beutong Ateuh Tegaskan Kawasan Alue Badeuk Masuk Wilayah Nagan Raya
Camat Beutong Ateuh Banggalang, Zulkifli menegaskan kawasan Alue Badeuk masuk wilayah administratif Kabupaten Nagan Raya.
Ringkasan Berita:
- Camat Beutong Ateuh Banggalang, Zulkifli menegaskan kawasan Alue Badeuk masuk wilayah administratif Kabupaten Nagan Raya.
- Ia meminta PT Pengasing Alam Makmur tidak melakukan aktivitas sebelum persoalan perizinan dan batas wilayah jelas.
- Pemerintah kecamatan berharap semua pihak menghormati batas administratif demi mencegah konflik kewilayahan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Camat Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Zulkifli menegaskan, bahwa kawasan Alue Badeuk merupakan bagian dari wilayah administratif Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.
Penegasan tersebut disampaikan Zulkifli pada Selasa (12/05/2026), menyusul adanya rencana kegiatan eksplorasi yang akan dilakukan oleh PT Pengasing Alam Makmur di kawasan tersebut.
Menurut Camat Beutong Ateuh Banggalang, pihak perusahaan diketahui telah mengklaim kawasan Alue Badeuk sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Bahkan, perusahaan tersebut diduga telah memperoleh izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah untuk melaksanakan kegiatan eksplorasi di lokasi dimaksud.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, kami menegaskan bahwa kawasan Alue Badeuk merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Nagan Raya," tegasnya.
Oleh karena itu, ia meminta PT Pengasing Alam Makmur untuk tidak melakukan aktivitas apapun sebelum persoalan wilayah dan perizinan ini jelas.
Baca juga: Warga Beutong Ateuh Tolak Semua Izin Tambang, Gelar Aksi Demo di Jembatan
“Ini sangat penting supaya menimbulkan gejolak di tengah masyarakat maupun antara pemerintah daerah,” tegas Camat Zulkifli.
Camat juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya perusahaan yang mengurus izin pertambangan melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, namun melakukan aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Nagan Raya.
“Kami sangat menyayangkan masih adanya perusahaan yang mengambil izin di Aceh Tengah tetapi melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Nagan Raya,” beber dia.
“Hal ini tentu dapat memicu persoalan administratif, hukum, dan konflik kewilayahan apabila tidak diselesaikan secara baik,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang berharap seluruh pihak dapat menghormati batas wilayah administratif.
Baca juga: BNPB Tuntaskan Pembangunan Huntara di Beutong Ateuh Nagan, Segera Bangun Huntap 700 Unit
Serta mengikuti ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku demi menjaga stabilitas daerah dan menghindari potensi konflik di lapangan.(*)
Beutong Ateuh
Beutong Ateuh Banggalang
Camat Beutong Ateuh Banggalang Zulkifli
Alue Badeuk
Nagan Raya
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Warga Beutong Ateuh Tolak Semua Izin Tambang, Gelar Aksi Demo di Jembatan |
|
|---|
| Bupati TRK Lepas Keberangkatan 170 CJH Nagan Raya, Masuk Kloter 9 dan 14 |
|
|---|
| Dua Terdakwa Penyimpangan BBM Subsidi di Nagan Raya Dituntut 1 Tahun Penjara |
|
|---|
| Bank Aceh Aktifkan Layanan IBC Non Tunai untuk 222 Gampong di Nagan Raya, Siap Launching Awal Juni |
|
|---|
| Buka Muscab PPP Nagan Raya, Bupati TRK Tekankan Sinergi Politik dan Pembangunan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Alue-Badeuk-diklaim-masuk-kawasan-Beutong-Ateuh.jpg)