Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Hati-hati! Ada Lubang di Depan Pasar Pagi Kualasimpang Melebar, Sering Kecelakaan

Saiful, juru parkir mengatakan perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
WARGA MENYEBERANG JALAN – Wanita menyeberang jalan di depan Pasar Pagi Kota Kualasimpang dengan kondisi berlubang, Selasa (12/5/2026). Jalur ini merupakan rute utama kendaraan lintas provinsi yang dinilai sudah tidak relevan. 
Ringkasan Berita:
  • Lubang di depan Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang semakin parah dan lebar.
  • Saiful, juru parkir mengatakan perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara.
  • “Paling cuma rehab aja, disisip aspal habis itu sudah. Nggak tahan lama, berlubang lagi,” kata Saiful, Selasa (12/5/2026).

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Hati-hati saat melewati jalan di depan pasar pagi Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Pasalnya jika tidak hati-hati bisa terpelosok. Ada lubang mengintai dan rawan kecelakaan.

Lubang di depan Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang semakin parah dan lebar.

Kerusakan ini pun dikeluhkan para pedagang dan pengendara karena mengancam keselamatan.

Saiful, juru parkir mengatakan perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara. Aspal yang ditambal tidak bertahan lama sebelum kembali rusak.

“Paling cuma rehab aja, disisip aspal habis itu sudah. Nggak tahan lama, berlubang lagi,” kata Saiful, Selasa (12/5/2026).

Saat malam sering tabrakan

Menurutnya, kondisi jalan paling berbahaya terjadi saat malam hari karena penerangan minim dan lubang sulit terlihat oleh pengendara.

“Yang sering tabrakan malam, karena gelap. Lubang gak nampak. Kalau siang kadang mobil truk menghindari lubang, tukang parkir hampir ketabrak,” ujarnya.

Ia mengaku kecelakaan di kawasan tersebut bukan lagi hal baru. 

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan total agar arus kendaraan kembali lancar dan aman.

“Harapannya ya dibenahi lah dari Pemda biar lancar,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Junaidi HS, penarik becak yang sehari-hari mangkal di sekitar jalan lintas dekat pasar. 

Ia mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi sejak banjir melanda Aceh Tamiang dan hingga kini belum ditangani serius.

“Sejak banjir itu sampai sekarang belum pernah dibetuli. Kecelakaan cukup banyak, terutama ibu-ibu yang keluar dari pasar atau dari tempat parkir,” kata Junaidi.

Ia menilai kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat kecil yang mencari nafkah di kawasan pasar

“Kami tukang becak juga ngeluh di sini. Menghalang untuk cari makan,” ujarnya.

Junaidi meminta pemerintah segera memperbaiki jalan agar tidak semakin banyak korban kecelakaan.

“Tolonglah diperbaiki secepatnya supaya jangan banyak jatuh korban lagi,” katanya. (mad)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved