Rabu, 13 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Hingga Hari Ke-8, Asrama Haji Aceh Sudah Layani 3.138 Jamaah

Kepala UPT Asrama Haji Kelas I Aceh, Irsyadi, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jamaah haji Aceh.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/MUHAMMAD NASIR
PETUGAS HAJI - Para karu dan karom saat mendapatkan arahan di atas pesawat manasik di Kompleks Asrama Haji Aceh. 

Ringkasan Berita:
  • Hingga memasuki hari kedelapan proses pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Aceh, Asrama Haji Kelas I Aceh telah melayani sekitar 3.138 jamaah yang berasal dari delapan kelompok terbang (kloter).
  • Pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, jamaah Kloter 8 mulai memasuki Asrama Haji Aceh. Kloter tersebut terdiri atas jamaah asal Bireuen, Aceh Besar, dan Gayo Lues.
  • Mereka dijadwalkan berangkat menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah, melalui Bandara SIM, pada Rabu (13/5/2026) pukul 13.30 WIB.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Hingga memasuki hari kedelapan proses pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Aceh, Asrama Haji Kelas I Aceh telah melayani sekitar 3.138 jamaah yang berasal dari delapan kelompok terbang (kloter).

Pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, jamaah Kloter 8 mulai memasuki Asrama Haji Aceh. Kloter tersebut terdiri atas jamaah asal Bireuen, Aceh Besar, dan Gayo Lues.

Mereka dijadwalkan berangkat menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu (13/5/2026) pukul 13.30 WIB.

Selama berada di asrama, jamaah mendapatkan berbagai layanan dari petugas, mulai dari pemondokan, penanganan bagasi, hingga penyelesaian administrasi keberangkatan.

Setibanya di asrama, jamaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, menerima kartu nusuk, kartu Baitul Asyi, serta pembagian uang living cost sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3,4 juta. Selain itu, jamaah juga menerima kunci kamar masing-masing.

Koper bawaan jamaah langsung ditangani petugas dan diantarkan ke kamar. Petugas kursi roda juga disiagakan untuk membantu jamaah lanjut usia maupun jamaah yang membutuhkan bantuan mobilitas dari aula menuju kamar pemondokan.

Kepala UPT Asrama Haji Kelas I Aceh, Irsyadi, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jamaah haji Aceh.

Menurutnya, fasilitas pemondokan di Asrama Haji Aceh setara hotel bintang tiga sehingga jamaah dapat beristirahat dengan nyaman sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Pada musim haji tahun ini, Asrama Haji Aceh juga mulai memfungsikan gedung baru Grand Misfalah yang diperuntukkan bagi jamaah perempuan.

Baca juga: 212 JCH Bireuen Kloter 8 BTJ Berangkat ke Asrama Haji Banda Aceh dengan 7 Bus

“Kita terus memberikan layanan akomodasi secara maksimal kepada jamaah haji Aceh, supaya mereka bisa beristirahat dengan nyaman di sini sebelum bertolak ke Tanah Suci,” ujar Irsyadi.

Selain fasilitas pemondokan, layanan katering yang disediakan juga disesuaikan dengan selera masyarakat Aceh.

Menu seperti rendang daging, ayam, sop, dan perkedel menjadi hidangan utama dengan tetap memperhatikan nilai gizi dan kesehatan jamaah.

Seorang jamaah asal Aceh Utara, Asiah Yacob, mengaku makanan yang disediakan di Asrama Haji Aceh sesuai dengan selera jamaah daerah setempat. Menurutnya, makanan di asrama masih terasa seperti masakan rumahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved