Berita Aceh Selatan
Hati-hati, Ada Pengerukan Jalan di Jembatan Puloe Ie Aceh Selatan, Rawan Kecelakaan
Minimnya rambu-rambu keselamatan membuat sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, terjatuh saat melintas di jalur nasional tersebut.
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Saifullah
Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Proyek pengerukan jalan di kawasan Jembatan Puloe Ie, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Minimnya rambu-rambu keselamatan membuat sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, terjatuh saat melintas di jalur nasional tersebut.
Warga menilai kondisi ini sangat berbahaya karena badan jalan dikeruk cukup dalam, sekitar tiga inci tanpa adanya tanda peringatan memadai.
Permukaan jalan yang beralur kasar membuat pengendara kehilangan keseimbangan.
“Pengendara harus mengerem mendadak karena tidak ada tanda kalau jalan sedang diperbaiki. Banyak sepeda motor jatuh,” ungkap Indra, salah seorang pengendara, Kamis (14/5/2026) malam.
Kekhawatiran semakin besar karena lokasi pengerjaan berada di atas jembatan dengan aliran sungai di bawahnya.
Baca juga: Jalan Berlubang di Aceh Timur Renggut Nyawa, YARA Desak Penyelenggara Jalan Dipidana
Risiko kecelakaan fatal bisa terjadi jika pengendara panik atau tersenggol kendaraan lain.
Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di Gampong Ujung Batee, Kecamatan Pasie Raja, di mana proyek jalan berlangsung tanpa papan informasi maupun rambu peringatan yang layak.
Masyarakat mendesak BPJN Aceh dan Satker PJN Wilayah II PPK 2.4 untuk memperketat pengawasan terhadap kontraktor pelaksana.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru sibuk memasang rambu. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas, bukan sekadar mengejar target pekerjaan,” tegas Indra.
Ia meminta agar segera dipasang papan peringatan jelas, lampu penerangan malam, traffic cone, serta pengamanan di seluruh titik pengerokan.
Menanggapi hal tersebut, staf PPK 2.4 Satker Wilayah II BPJN Aceh, Isdiardi menyatakan, pihaknya sudah memerintahkan rekanan untuk memasang kembali rambu-rambu keselamatan.
Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak di Ruas Bireuen-Gandapura Dimulai, Dibiayai APBN Senilai Rp Rp 142 Miliar
“Saya sudah perintahkan besok harus pasang lagi rambu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengaspalan jalan akan lebih dulu dilakukan di Kecamatan Sawang sebelum dilanjutkan ke titik lain.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa proyek infrastruktur tidak hanya soal kualitas hasil, tetapi juga keselamatan masyarakat selama proses pengerjaan.
Tanpa rambu yang memadai, proyek jalan justru bisa menjadi ancaman bagi pengguna jalan.(*)
jalan rusak
laka lantas
Aceh Selatan
pengerukan jalan
Jembatan Pulo Ie
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Kapolres Aceh Selatan Ajak Masyarakat Bersatu Cegah Karhutla |
|
|---|
| Hore! Pemkab Aceh Selatan Cairkan Gaji ke-13 ASN Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| Ade Naylan Hafizah 30 Juz Peraih Best Award SDGs Internasional Kini Lulus Pendidikan Dokter USK |
|
|---|
| Normalisasi Irigasi Tuntas, Air Kembali Mengalir ke Sawah, Keuchik Apresiasi Gerak Cepat Bupati |
|
|---|
| Normalisasi Irigasi Gunung Pudung di Kluet Utara Rampung , 1.700 Ha Sawah Terselamatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengerukan-jalan-di-atas-jembatan.jpg)