Info Bandara SIM
Sinergi Bandara SIM dan Pemprov Aceh: Kaji Skema Strategis Penerbangan Umrah
Skema technical stop adalah solusi paling rasional untuk menekan biaya tiket yang tinggi
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Pemerintah Aceh bersama Bandara Sultan Iskandar Muda (BTJ) tengah mengkaji skema strategis untuk mempercepat akses penerbangan umrah. Upaya ini diwujudkan melalui surat resmi Gubernur Aceh kepada Presiden RI terkait izin technical stop with traffic rights bagi maskapai Arab Saudi di BTJ.
General Manager Bandara SIM, Setiyo Pramono, menyebut langkah tersebut merupakan hasil kolaborasi aktif antara Tim Routes Development BTJ dan Dinas Perhubungan Aceh. Diskusi teknis berbasis data dilakukan untuk memetakan kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya jamaah umrah.
Baca juga: Bandara Sultan Iskandar Muda Berangkatkan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Aceh
“Skema technical stop adalah solusi paling rasional untuk menekan biaya tiket yang tinggi akibat keterbatasan armada wide body saat ini,” ujar Setiyo.
Tim Routes Development BTJ secara rutin melakukan pemetaan rute strategis. Hasil kajian internal kemudian dibahas bersama Kadishub Aceh, T. Faisal, hingga disepakati bahwa izin traffic rights menjadi opsi paling cepat untuk melayani sekitar 32.000 calon jamaah umrah Aceh per tahun.
Dalam penyusunan surat gubernur, Bandara BTJ berperan memberikan masukan teknis, sementara Pemerintah Aceh bertindak sebagai regulator daerah yang membawa aspirasi ke tingkat nasional. Beberapa poin utama yang dikedepankan antara lain:
- Optimalisasi prioritas: solusi tercepat bagi jamaah umrah.
- Efisiensi operasional: penyesuaian harga avtur agar kompetitif.
- Penyediaan data: dukungan argumen berbasis data lapangan.
Baca juga: Bandara Sultan Iskandar Muda Gelar Safari Ramadhan, Tebar Kepedulian untuk Sesama
Setiyo menegaskan, “Peran kami adalah memastikan setiap kebijakan memiliki dasar teknis yang kuat. Kami mengapresiasi respons cepat Dinas Perhubungan Aceh yang terbuka terhadap temuan tim kami.”
Manajemen Bandara SIM memastikan seluruh infrastruktur pendukung siap jika izin diberikan. Fasilitas bandara telah dipersiapkan untuk melayani maskapai internasional secara reguler, demi mewujudkan akses perjalanan religi yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat Serambi Mekkah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bandara-SIM.jpg)