Berita Aceh Timur
Dua Atlet Taekwondo Aceh Timur Cedera Saat Berlaga dalam Prapora di Pidie
Dua atlet Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Kabupaten Aceh Timur cedera serius saat bertanding dalam ajang Prapora di Kabupaten Pidie, Sabtu
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Dua atlet Taekwondo Aceh Timur mengalami cedera serius saat bertanding di ajang Prapora di Kabupaten Pidie, Sabtu (16/5/2026).
- M Mouli Riski mengalami patah jari tangan kanan, sedangkan Halimah patah lengan kiri saat final.
- Kedua atlet telah mendapat pertolongan pertama dari tim medis sebelum dipulangkan ke Aceh Timur untuk menjalani perawatan lanjutan di RSUD Zubir Mahmud.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Dua atlet Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Kabupaten Aceh Timur cedera serius saat bertanding dalam ajang Prapora di Kabupaten Pidie, Sabtu (16/5/2026).
Kedua atlet yang mengalami cedera adalah M Mouli Riski (18), yang mengalami patah tulang jari tangan kanan, saat berlaga di babak delapan besar.
Satu lagi Halimah (25), yang mengalami patah tulang lengan kiri ketika bertanding di partai final melawan atlet dari Aceh Tenggara.
Plt Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Aceh Timur, Ilyas Ismail, menjelaskan kedua atlet telah mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis di lokasi pertandingan sebelum dipulangkan ke Aceh Timur untuk menjalani perawatan lanjutan di RSUD Zubir Mahmud.
"Sebelumnya kedua atlet yang cedera telah mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis, kemudian mereka dipulangkan ke Aceh Timur," jelasnya.
Ilyas menambahkan Mouli Riski telah tiba di Aceh Timur pada Sabtu pagi, sementara Halimah masih dalam perjalanan menuju Aceh Timur.
Baca juga: GEUBRAK Sebut Banjir 2025 di Aceh Timur Akibat Perusakan Hutan, Perusahaan Harus Bertanggung Jawab
Meskipun diterpa badai cedera dua atlet, Taekwondo Aceh Timur tetap mencatat prestasi.
Hal ini sebagaimana disampaikan pelatih Kepala (Sabem) Taekwondo Aceh Timur, Zulfiadi.
Ia menyebutkan kontingen Aceh Timur meraih satu medali perak dan dua medali perunggu.
Medali perak diraih oleh Halimah, meskipun harus berakhir cedera di partai final. Sementara dua perunggu disumbangkan oleh Intan Mauliza San Khayal Habibi.
Kontingen Aceh Timur juga berhasil mengamankan tiket untuk berlaga di Pekan Olahraga Aceh (PORA).
"Alhamdulillah semua atlet bertanding di Prapora, kita sudah mendapatkan tiket menuju PORA," ujar Zulfiadi. (*)
| GEUBRAK Sebut Banjir 2025 di Aceh Timur Akibat Perusakan Hutan, Perusahaan Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
| PMII Aceh Timur Tekan Pemkab Ambil Sikap Soal Polemik JKA |
|
|---|
| Seorang Pasien di Langsa Ditolak RS saat Berobat karena Desil 8+, Ini Iuran BPJS Kesehatan Mandiri |
|
|---|
| Dirut RSCM Langsa: Kami Tidak Menolak, Pasien Memang Harus Ngurus BPJS Mandiri karena Desil 8 |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga yang Ditolak RS karena Data Desil 8 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/halimah-patah-tulang.jpg)