Minggu, 17 Mei 2026

Berita Aceh Utara

BPBD Aceh Utara Data Rumah Warga Terendam Air Laut Dampak Pasang Purnama

Kabid Darurat dan Logistik BPBD Aceh Utara, Saifullah, kepada Serambinews.com, Sabtu (16/5/2026), mengatakan pihaknya telah menerima laporan

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PASANG PURNAMA - Air laut merendam pemukiman warga di kawasan Desa Lhok Pu'uk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara dalam dua hari terakhir ini akibat pasang purnama. 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Aceh Utara mendata warga terdampak pasang purnama yang merendam ratusan rumah di kawasan pesisir sejak Jumat hingga Sabtu (15-16/5/2026).
  • Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, menjadi wilayah terdampak paling parah dengan genangan mencapai 50 sentimeter dan 136 KK mengungsi ke barak.
  • Warga berharap pemerintah segera membangun tanggul pemecah ombak karena abrasi dan gelombang tinggi terus merusak permukiman serta lahan pertanian warga pesisir.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara mulai melakukan pendataan terhadap warga terdampak pasang purnama yang merendam ratusan rumah di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Aceh Utara sejak Jumat (15/5/2026) hingga Sabtu (16/5/2026).

Kabid Darurat dan Logistik BPBD Aceh Utara, Saifullah, kepada Serambinews.com, Sabtu (16/5/2026), mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait rumah warga yang terendam air laut akibat pasang purnama di beberapa kecamatan pesisir.

“Saat ini sedang dilakukan pendataan terhadap korban terdampak untuk dilaporkan kepada pimpinan dan Bupati Aceh Utara,” ujar Saifullah.

Menurutnya, selain menangani dampak pasang purnama, tim BPBD juga masih fokus melakukan penanganan terhadap penyintas banjir yang berada di hunian sementara (huntara).

Saifullah menjelaskan, usulan pembangunan tanggul pemecah ombak sebenarnya sudah berulang kali disampaikan sebagai langkah mengurangi abrasi dan mencegah air laut masuk ke permukiman warga.

Namun hingga kini penanganan permanen belum terealisasi.

Baca juga: VIDEO - Ratusan Rumah di Aceh Utara Terendam Air Laut Akibat Pasang Purnama

“Kita sudah mengusulkan berulang kali pembangunan tanggul pemecah ombak, tapi belum tertangani,” katanya.

Salah satu wilayah terdampak paling parah terjadi di Lorong Barat Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon.

Panglima Laot Seunuddon, Baktiar, menyebut kawasan tersebut masih terendam air laut dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter.

Sebanyak 136 kepala keluarga dari total 159 KK di Dusun Barat dilaporkan sudah mengungsi ke barak pengungsian sejak dua pekan terakhir.

Sebagian warga lainnya masih bertahan di rumah sambil menunggu pembangunan barak selesai.

“Abrasi semakin ganas dan mulai meluas ke desa lain seperti Ulee Barat dan Matang Puntong,” ujar Baktiar.

Baca juga: Ratusan Rumah Warga Terendam Air Laut  Ekses Pasang Purnama di Tiga Kecamatan Aceh Utara

Di Kecamatan Sawang, Sekretaris Desa Sawang, Rulis Hasyim, mengatakan puluhan rumah warga ikut terendam dengan ketinggian air laut sekitar 30 sentimeter.

Air laut kini mudah masuk ke permukiman setelah muncul muara baru pascabanjir beberapa waktu lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved