Dunia Sekolah
Siswa SMKN 1 Gandapura Jualan Susu Kambing di CFD Banda Aceh
Belasan siswa SMKN 1 Gandapura bersama guru dan kepala sekolah turut ambil bagian dalam ajang Car Free Day (CFD) di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026).
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Di SMKN 1 Gandapura Bireuen, siswa tidak hanya dibekali pendidikan keahlian peternakan dan bidang lainnya, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan usaha produktif.
- Sekolah tersebut memelihara dan menjual ayam, kambing, serta domba, memproduksi susu kambing, mengelola usaha peternakan puyuh, menjual telur dan daging burung puyuh, serta melayani kebutuhan daging kambing dan domba.
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Belasan siswa SMKN 1 Gandapura bersama guru dan kepala sekolah turut ambil bagian dalam ajang Car Free Day (CFD) di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026).
Kehadiran para siswa sekolah kejuruan tersebut tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga memasarkan produk unggulan sekolah, salah satunya susu kambing.
Di SMKN 1 Gandapura Bireuen, siswa tidak hanya dibekali pendidikan keahlian peternakan dan bidang lainnya, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan usaha produktif.
Sekolah tersebut memelihara dan menjual ayam, kambing, serta domba, memproduksi susu kambing, mengelola usaha peternakan puyuh, menjual telur dan daging burung puyuh, serta melayani kebutuhan daging kambing dan domba.
Produk susu kambing dalam kemasan botol diboyong ke Banda Aceh untuk dipamerkan sekaligus diperjualbelikan pada ajang CFD.
Para siswa, guru, dan kepala sekolah dengan gaya khas pemasaran aktif menawarkan produk sekolah kepada para pengunjung yang hadir.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, bersama Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, turut hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan.
Bahkan, keduanya ikut mempromosikan produk-produk yang dijual sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar para siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka.
Menurut Feri Irawan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Ia menekankan bahwa siswa SMKN 1 Gandapura harus dibekali keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Dengan demikian, setelah lulus, siswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menanamkan mental berani mencoba dan tidak takut gagal. Dunia usaha membutuhkan kreativitas, inovasi, dan keberanian, dan itu semua harus mulai dilatih sejak di bangku sekolah,” ujarnya.
Feri Irawan, SSi, MPd menambahkan, seluruh produk yang dijual merupakan hasil usaha siswa sendiri. Di SMKN 1 Gandapura terdapat unit peternakan dengan puluhan ekor kambing serta ratusan ekor puyuh yang kandangnya berjarak sekitar 300 meter dari lingkungan sekolah.
Saat lulus, para siswa diharapkan memiliki keahlian di bidang peternakan sekaligus mampu mengelola usaha secara mandiri.
| Siswa SMKN 1 Bireuen Lulus Semua, Daya Tampung Tahun Ini 350 Siswa |
|
|---|
| SMA Negeri Unggul Tapaktuan Konsisten Gelar SOB, Bupati Aceh Selatan Beri Apresiasi |
|
|---|
| 3.303 Siswa dari 204 SD di Aceh Selatan Ikuti TKA 2026 |
|
|---|
| Hari Pertama Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Kelas 6 MIN 34 Aceh Besar Berjalan Sukses dan Lancar |
|
|---|
| Selamat! Puluhan Siswa SMAN 3 Banda Aceh Lulus PTN Jalur Prestasi hingga UI dan UGM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Susu-90okl.jpg)