Harga Emas
Harga Emas di Aceh Jaya Turun di Tengah Penguatan Dolar AS
“Hari ini harga emas turun dibandingkan dengan harga pada periode sebelumnya,” ujar Husaini.
Penulis: Riski Bintang | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Harga emas di Aceh Jaya turun meski harga emas dunia sedang naik.
- Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat diduga menjadi penyebab utama penurunan harga emas di pasar domestik.
- Aktivitas jual beli tetap stabil, warga tidak panik meski harga turun.
- Sebagian warga memanfaatkan penurunan harga untuk membeli emas sebagai investasi.
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Harga emas di Kabupaten Aceh Jaya mengalami penurunan, meski harga emas dunia dilaporkan sedang mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut diduga dipengaruhi penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang berdampak pada pasar emas nasional.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di Aceh Jaya, harga emas murni kadar 99 kini berada di angka Rp 7.830.000 per mayam atau setara 3,3 gram.
Harga tersebut turun dibandingkan periode sebelumnya yang sempat mencapai Rp 8.100.000 per mayam.
Salah seorang pedagang emas di Aceh Jaya, Husaini Hasballah, mengatakan harga emas saat ini mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.
Jika ditambah ongkos pembuatan, maka harga emas dijual berkisar Rp 7.995.000 hingga Rp 7.999.000 per mayam.
“Hari ini harga emas turun dibandingkan dengan harga pada periode sebelumnya,” ujar Husaini.
Ia menjelaskan, meskipun harga emas dunia sedang mengalami kenaikan, kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap harga emas di Indonesia.
Menurutnya, penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik.
“Sekarang harga emas dunia memang naik, tapi di Indonesia belum ikut naik. Salah satu pengaruhnya karena nilai dolar juga menguat,” katanya.
Baca juga: UPDATE Harga Emas Per Mayam di Aceh 18 Mei 2026: Langsa Paling Mahal, Pidie Turun, Banda Aceh Naik
Selain emas murni kadar 99, emas london atau emas kadar 98 juga dijual lebih murah sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dibandingkan emas murni.
Meski harga emas mengalami penurunan, maka kondisi pasar di Aceh Jaya disebut masih stabil.
Husaini menilai masyarakat tidak menunjukkan kepanikan dan aktivitas jual beli emas tetap berjalan normal.
“Daya beli dan penjualan masih stabil. Masyarakat juga tidak panik meskipun harga turun,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian masyarakat justru memanfaatkan kondisi penurunan harga untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi mata uang asing.(*)
| UPDATE Harga Emas Per Mayam di Aceh 18 Mei 2026: Langsa Paling Mahal, Pidie Turun, Banda Aceh Naik |
|
|---|
| Harga Emas Perhiasan di Langsa Masih Stabil Rp8,5 Juta per Mayam, Senin 18 Mei 2026 |
|
|---|
| Update Harga Emas di Banda Aceh Senin 18 Mei 2026, Kembali Rebound Jadi Segini per Mayam |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Stabil Hari Ini Usai 2 Hari Merosot, 18 Mei 2026 Dijual Segini Per Mayam |
|
|---|
| Harga Antam di Logam Mulia & Pegadaian 18 Mei 2026: di Situs Resmi Turun Tipis, Cek Selisihnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-emas-hari-ini-di-abdya_harga-emas-per-mayam_2026.jpg)