Aceh Singkil
Tahun Ini Dibangun Kampung Nelayan di Aceh Singkil
Tahapan yang sudah dilalui survei oleh tim KKP. Meliputi kondisi sosial masyarakat, mata pencaharian masyarakat
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tahun 2026 ini dipastikan dibangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.
Setelah semua persyaratan seperti tanah dan dokumen dinyatakan lengkap.
"Sejauh ini kalau di Teluk Nibung, tidak ada masalah dengan lahan tinggal nunggu kontruksi direncanakan bulan Juli 2026," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, Erwin Syahputra, Selasa (19/5/2026).
Erwin menjelaskan pihaknya mengajukan dua usulan Kampung Nelayan Merah Putih.
Masing-masing di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak dan di Desa Kuala Baru Laut, Kecamatan Kuala Baru.
Baca juga: Delapan Kecamatan di Aceh Singkil Udara Kabur
Tahapan yang sudah dilalui survei oleh tim KKP. Meliputi kondisi sosial masyarakat, mata pencaharian masyarakat harus nelayan dan program harus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Selanjutnya akhir pekan lalu survei topografi. Lahan tersedia dikaitkan dengan site plan dan detail engineering design (DED).
Teluk Nibung
"Teluk Nibung masuk kategori Kampung Nelayan Merah Putih penyangga," jelas Erwin.
Sedangkan Kuala Baru Laut, masuk tipe utama.
Hanya saja sejauh ini baru Teluk Nibung, yang sudah lengkap persyaratannya.
Baca juga: Meski Berawan, Suhu Udara di Langsa Terasa Panas, Ini Prakiraan Cuaca Selasa 19 Mei 2026
Sementara Kuala Baru Laut, persoalan lahan yang masuk dalam kewenangan kepala desa, sebut Erwin belum selesai.
"Jika lahan bisa tuntas sebelum kontruksi, maka di Kampung Nelayan Merah Putih Kuala Baru Laut, bisa terlaksana bulan Juni ini juga," kata Erwin.
Kuala baru laut
Lahan di Kuala Baru Laut, belum tuntas sebab setelah dicek masuk dalam kawasan hutan lindung sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Singkil.
Memang menurut sedang dalam proses pengalihan menjadi hutan areal penggunaan lalin (APL).
Mengingat kawasan itu baru masuk hutan lindung tahun 2014. Sementara masyarakat jauh sebelum penetapan sudah menguasainya.
Jika saja proses pengalihan dari hutan lindung ke APL, bisa dilakukan sebelum masa kontruksi. Maka pembangunan bisa dilakukan sesuai jadwal.
Bila tidak maka, ada alternatif kedua yaitu lahan masyarakat yang penyelesainnya masih dilakukan pihak desa.
Adapun pembangunan di Kampung Nelayan Merah Putih, antara lalin dermaga tambat dan sentra kuliner.
Lalu pabrik es, balai nelayan, cold storage, kapal boat serta fasilitas lain.
"Program sumber anggarannya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, daerah penerima manfaat saja," tutup Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Erwin.(*)
Kampung Nelayan
Kampung Nelayan Maju
anggaran kampung nelayan
Berita Aceh Singkil
Aceh Singkil
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Plt Kepala UPTD SDN Situban Makmur Terpilih Jadi Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil |
|
|---|
| Sempat Terpuruk, Harga Cabai di Petani Aceh Singkil Naik Jadi Rp 30 Ribu Per Kg |
|
|---|
| Harga Sawit Petani di Aceh Turun, Segini Per Kilogramnya |
|
|---|
| HUT ke-27 Aceh Singkil, Banyak Tokoh tak Hadir |
|
|---|
| Waspada Banjir, Hujan Berbarengan dengan Pasang Air Laut di Singkil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/erwin-s.jpg)