Rabu, 20 Mei 2026

Kebakaran di Bireuen

Dua Rumah Warga Juli Paseh Bireuen Ludes Terbakar, Begini Kronologisnya

Ruko ludes terbakar bersama isinya milik Nazaruddin Abdullah (57) tanggungan tiga jiwa yaitu bernama Muhammad Sufi (25),

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
Terbakar – Dua unit rumah di Desa Juli Pase, Juli Bireuen ludes terbakar Senin (18/5/2026) sekitar pukul 23.40 WIB, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Serambinews.com/HO 

Ruko ludes terbakar bersama isinya milik Nazaruddin Abdullah (57) tanggungan tiga jiwa yaitu bernama Muhammad Sufi (25), 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kebakaran terjadi wilayah Bireuen pada Senin (18/5/2026) malam.

Dua unit rumah di Dusun Meunasah Kuthang, Desa Juli Paseh, Kecamatan Juli Bireuen terdiri satu rumah dan toko (ruko) konstruksi kayu, satu rumah permanen yang juga ada usaha kelontong di bagian depan ludes terbakar, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. 

Namun akibat kebakaran itu tiga kepala keluarga selaku pemilik rumah dan pemilik ruko dan pemilik usaha di ruko mengalami kerugian material ratusan juta rupiah.

Nama-nama korban kebakaran

Ruko ludes terbakar bersama isinya milik Nazaruddin Abdullah (57) tanggungan tiga jiwa yaitu bernama Muhammad Sufi (25), Mahira (21) dan penyewa ruko Mulyadi Ibrahim (43) tanggungan istrinya Nani Sumarta (29) dan anak Muhammad Ghazali Al Ibrahim (4.5). 

Sedangkan rumah permanen dan juga ada usaha jualan di samping rumah Muhammad Sufi milik Zainal Abidin Aji (49) ditempati bersama istrinya Mutiawati (47) dan anaknya Muhajir (22), Agus Saputra (20), Fahril Mubaraq (18), Mizan Ashadiq (11), Denis (5).

Membantu memadamkan kobaran, empat unit armada pemadam dari pos induk Kota Bireuen dan satu dari pos pembantu Kecamatan Juli milik Pemkab Bireuen dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan ke lokasi. 

Setelah berjibaku memadamkan kobaran api dari dua arah, petugas dibantu warga dapat memadamkan kobaran api dan sisa bara api rumah dan ruko berada di pinggir jalan utama desa itu, Selasa (19/5/2026) pukul 00.15 WIB. 

Keuchik Pase, Helmi Nanda (37) didampingi Sekdes Mulyadi dan warga di lokasi kejadian mengatakan untuk penyebab belum diketahui secara pasti dan diduga akibat korslet listrik dari
dalam ruko saat itu sudah tutup ditinggal pergi pemiliknya lalu api menyambar rumah permanen di sebelah timurnya.

Sementara itu, Mulyadi Ibrahim selaku penyewa toko usaha jualan pulsa mengatakan, saat itu ia bersama istri dan anaknya sedang  pergi ke Bireuen mengisi pulsa dan kebutuhan lainnya dan mendapat informasi tempat usahanya terbakar, segera pulang dan sudah ludes terbakar.

"Saya bersama istri dan anak lagi pergi ke Kota Bireuen, tiba-tiba menerima kabar ruko sudah terbakar, segera pulang dan semua sudah terbakar tidak ada bisa diselamatkan," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved