Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bireuen

Semua Harta Hangus, Tabungan Persiapan Pulang Kampung Jenguk Orangtua Ikut Terbakar

Kebakaran melanda dua unit rumah di Dusun Meunasah Kuthang, Desa Juli Paseh, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (18/5/2026)

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
@pegadaian.kanwilmedan/Yusmandin Idris
TERBAKAR - Mulyadi Ibrahim (43) selaku pemilik toko usaha jualan pulsa sedang melihat tempat usahanya ludes terbakar di Desa Juli Paseh, Juli Bireuen 

Ringkasan Berita:Dua rumah dan satu ruko di Desa Juli Paseh, Bireuen, ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik tanpa korban jiwa.
 
Seluruh harta korban, termasuk tabungan keluarga untuk pulang ke Lampung, hangus dan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
 
Pemerintah kecamatan dan BPBD Bireuen telah menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN — Kebakaran melanda dua unit rumah di Dusun Meunasah Kuthang, Desa Juli Paseh, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 23.40 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dua bangunan yang terbakar terdiri dari satu rumah dan toko konstruksi kayu serta satu rumah permanen yang juga digunakan sebagai usaha kelontong. 

Akibat kebakaran itu, tiga kepala keluarga mengalami kerugian besar karena seluruh harta benda tidak sempat diselamatkan.

Mulyadi Ibrahim (43), pemilik toko usaha penjualan pulsa, mengatakan saat kejadian ia bersama istri dan anaknya sedang berada di Kota Bireuen untuk membeli tambahan pulsa dan kebutuhan lainnya. 

Baca juga: Dua Rumah Warga Juli Paseh Bireuen Ludes Terbakar, Begini Kronologisnya

Ia mendapat kabar tempat usahanya terbakar dan langsung bergegas pulang.

Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran sudah berupaya memadamkan api. 

Namun, tidak ada barang yang dapat diselamatkan.

“Semua terbakar, hanya baju di badan saja yang tersisa,” ujarnya.

Ia menambahkan, celengan tabungan milik istrinya, Nani Sumarta, yang berisi jutaan rupiah sebagai persiapan pulang ke Lampung untuk mengunjungi orang tua, juga ikut hangus dilalap api. 

Istrinya disebut mengalami syok berat setelah melihat usaha yang telah dijalankan selama tiga tahun berubah menjadi arang.

“Sekarang istri saya bersama anak berada di rumah keluarga. Ia sangat terpukul melihat usaha kami habis terbakar,” kata Mulyadi.

Baca juga: Pergub JKA Dicabut, Bupati Abdya Safaruddin: Tabek Untuk Panglima

Diduga korsleting listrik

Pemilik rumah permanen, Zainal Abidin Aji, juga mengungkapkan sebagian besar atap dan loteng rumahnya terbakar. 

Saat kejadian, ia sedang tidur dan terbangun setelah dibangunkan warga ketika api sudah membesar dan menjalar ke rumahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved