Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026

Berita Aceh Barat

FT UTU Gelar Seminar Bertema Insinyur Berintegritas, Sekda Aceh Barat Jadi Narasumber

FT-UTU menggelar seminar bertema Insinyur Berintegritas dengan menghadirkan Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi sebagai narasumber utama.

Tayang:
Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
SEMINAR PROFESI INSINYUR - Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (FT-UTU) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) menggelar seminar/workshop bertema “Insinyur Berintegritas: Menegakkan Kode Etik dan Profesionalisme Keinsinyuran”. 

Ringkasan Berita:
  • Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar seminar bertema Insinyur Berintegritas dengan menghadirkan Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi sebagai narasumber utama.
  • Dr Kurdi menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan etika insinyur dalam mendukung pembangunan daerah.
  • Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi mahasiswa, dan diharapkan mampu memotivasi mereka menjadi insinyur profesional yang kompeten, dan berintegritas.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH  - Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (FT-UTU) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) menggelar seminar/workshop bertema “Insinyur Berintegritas: Menegakkan Kode Etik dan Profesionalisme Keinsinyuran”.

Salah satu pemateri utama yang dihadirkan adalah Dr Ir Kurdi, ST, MT, MH, IPM, Asean Eng, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat sekaligus Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) PC Aceh Barat.

Dalam materinya yang bertajuk Profesionalisme Keinsinyuran, Dr Kurdi menekankan pentingnya peran insinyur dalam mendukung pembangunan daerah. 

Ia menyampaikan bahwa seorang insinyur tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis semata, tetapi juga dari integritas, etika, serta kemampuan memberikan solusi nyata bagi masyarakat. “Insinyur harus hadir sebagai problem solver dalam pembangunan,” papar Dr Kurdi.

“Di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, banyak program pembangunan infrastruktur, penataan kawasan, pengelolaan lingkungan, hingga pelayanan publik yang membutuhkan peran insinyur profesional, berintegritas, dan mampu bekerja sesuai standar keinsinyuran,” ungkapnya di hadapan 31 mahasiswa PPI Angkatan I UTU.

Dr Kurdi juga berbagi pengalaman mengenai tantangan pembangunan di Aceh Barat, mulai dari pembangunan jalan, fasilitas publik, hingga pengawasan mutu pekerjaan. 

Menurutnya, pengawasan kualitas menjadi hal krusial agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca juga: MIFA Goes To Campus Digelar di Prodi Teknik Industri FT-UTU, Meriahkan Peringatan Bulan K3 Nasional

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah daerah merupakan langkah penting untuk mencetak insinyur yang siap menghadapi tantangan pembangunan masa depan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UTU, Dr Ir Irwansyah, ST, MEng, IPM menyambut baik materi yang disampaikan Dr Kurdi. 

Menurutnya, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana profesionalisme keinsinyuran diterapkan dalam dunia kerja dan pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi materi yang disampaikan karena mahasiswa dapat memahami secara langsung bagaimana seorang insinyur berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tutur Dr Irwansyah.

“Pengalaman praktis dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menjadi pembelajaran penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat tantangan nyata di lapangan,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Jurusan PS-PPI UTU, Ir Azwanda, ST, MEng, IPM menilai, bahwa materi yang dikaitkan dengan pembangunan daerah memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved