Abdya
Pemerintah Abdya Peringati Harkitnas, Plt Sekda Sampaikan Pidato Menkomdigi, Ini Isinya
Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Hartiknas) tahun 2026, di halaman kantor bupati setempat...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemkab Abdya memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Hartiknas) tahun 2026, di halaman kantor bupati setempat, Rabu (20/5/2026).
- Pada kegiatan itu, Plt Sekda Abdya Amrizal bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapten Inf Faryanda Komandan Upacara, dan Letda Inf Novri Wawan sebagai Perwira Upacara.
- Dalam upacara tersebut, Plt Sekda Abdya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Hartiknas) tahun 2026, di halaman kantor bupati setempat, Rabu (20/5/2026).
Pada kegiatan itu, Plt Sekda Abdya Amrizal bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapten Inf Faryanda Komandan Upacara, dan Letda Inf Novri Wawan sebagai Perwira Upacara.
Dalam upacara tersebut, Plt Sekda Abdya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi RI) Meutya Viada Hafid.
Ia mengatakan, secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Kebangkitan, sebutnya, berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.
"Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ucapnya.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, ucapnya, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.
"Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan," ujarnya.
Langkah ini, sebutnya, diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM.
Di sektor kesehatan, tambahnya, pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh," imbuhnya.
Ia menuturkan, upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.
Melalui koperasi, sambungnya, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.
Baca juga: Angin Kencang Tumbangkan Pohon Pala dan Tiang Listrik Cot Jeurat Abdya
Di samping itu, katanya, sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam perlindungan generasi muda di ruang digital.
Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran negara.
"Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya" tuturnya.
Melalui kebijakan ini, katanya, pemerintah ingin memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya.
Ia mengatakan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Plt-Sekda-Abdya-Inspektur-Upacara-Peringatan-Hari-Kebangkitan-Nasional-2026.jpg)