Kamis, 28 Mei 2026

Listrik di Aceh Padam

PLN Terjunkan Ratusan Personel ke Lapangan, Pemulihan Listrik Aceh Dikebut

PLN UID Aceh mengerahkan ratusan personel untuk mempercepat pemulihan listrik pascagangguan transmisi SUTET 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
CEK TRANSMISI - Petugas PLN melakukan pengecekan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) ruas Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi pada Sabtu (23/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PLN UID Aceh mengerahkan ratusan personel untuk mempercepat pemulihan listrik pascagangguan transmisi SUTET 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai.
  • Hingga Sabtu malam, 19 dari 21 Gardu Induk sudah bertegangan, sementara Samadua dan Blangpidie masih dalam proses penormalan.
  • Pemulihan dilakukan bertahap dengan dukungan PLTD dan genset mobile, sementara sistem kelistrikan di Sabang dan Simeulue tetap aman.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mengerahkan ratusan personel untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Aceh pascagangguan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi, Sabtu (23/5/2026).

Hingga Sabtu malam, mayoritas infrastruktur kelistrikan di Aceh mulai kembali beroperasi. 

Dari total 21 Gardu Induk (GI), sebanyak 19 GI telah kembali bertegangan.

Sementara dua GI lainnya, yakni Samadua dan Blangpidie, masih dalam proses penormalan.

PLN juga mulai memulihkan pasokan listrik di Banda Aceh secara bertahap. 

Saat ini, daya yang masuk mencapai 61 Megawatt (MW), dari kebutuhan normal pagi hari sekitar 80–90 MW.

Baca juga: PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam Massal di Aceh dan Sumatera, Sistem Transmisi 275 kV Terputus

General Manager (GM) PLN UID Aceh, Eddi Saputra mengatakan, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kestabilan sistem agar listrik dapat kembali menyala di seluruh wilayah tanpa memicu gangguan baru.

“GI Singkil sudah berhasil bertegangan dan kini dalam proses pembebanan bertahap,” kata Eddi.

Untuk mempercepat pemulihan, seluruh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Banda Aceh turut dioperasikan, meliputi PLTD Lueng Bata, Ulee Kareng, dan Krueng Raya. 

PLN juga mengoperasikan PLTD Ayangan di Aceh Tengah serta PLTD isolated di Kota Fajar.

Di wilayah pantai barat selatan Aceh, PLN memobilisasi genset mobile dan genset portable ke Meulaboh dan sekitarnya sebagai langkah darurat menopang fasilitas publik dan layanan strategis.

Ratusan personel PLN disebar dari wilayah kerja UP3 Langsa hingga Banda Aceh untuk mengatur pembagian beban dan percepatan penormalan di daerah yang masih mengalami pemadaman.

Baca juga: Interkoneksi Terhubung, Ini Tahap Pemulihan Listrik Aceh Selanjutnya, Target Normal Dalam 48 Jam

Sabang dan Simeulue Aman

Sementara itu, sistem kelistrikan di Pulau Sabang dan Kepulauan Simeulue dipastikan tetap aman dan tidak terdampak gangguan sistem Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

PLN menyebut, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pemulihan berlangsung maksimal dan meminta dukungan masyarakat selama proses penormalan berlangsung.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved