Selasa, 26 Mei 2026

Berita Gayo Lues

Jalan Atu Bale Galus Rusak Parah Pascabencana, Pengendara Dipaksa Hati-hati saat Melintas

Sopir bus dan warga mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan darurat agar keselamatan dan aktivitas transportasi tidak terganggu.

Tayang:
Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/EDI SUTAMI
JALAN BERLUMPUR - Sopir bus dan warga mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan darurat pada jalan Atu Bale, Gayo Lues yang berlumpur dan penuh lubang agar keselamatan dan aktivitas transportasi tidak terganggu. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan Atu Bale di Gayo Lues rusak parah pascabencana hidrometeorologi 2025, sehingga dipenuhi lubang dan amblas yang memaksa pengendara ekstra hati-hati saat melintas.
  • Sopir bus dan warga mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan darurat agar keselamatan dan aktivitas transportasi tidak terganggu.
  • Pihak Bina Marga menyatakan penanganan tertunda karena alat berat difokuskan ke lokasi lain, namun berjanji segera memperbaiki jalan vital tersebut.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Kondisi Jalan Atu Bale yang menghubungkan Desa Ketukah dengan Padang, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues (Galus), semakin memprihatinkan sejak diterjang bencana hidrometeorologi pada tahun 2025. 

Ruas jalan tersebut kini dipenuhi lubang, retakan, dan amblas pada sejumlah titik.

Sehingga menyulitkan pengguna jalan yang setiap hari melintas.

Awalnya, jalur ini hanya berfungsi sebagai alternatif bagi masyarakat sekitar. 

Namun, setelah jalan utama provinsi penghubung Gayo Lues–Abdya belum sepenuhnya bisa dilalui kendaraan roda empat, Jalan Atu Bale berubah menjadi satu-satunya akses vital.

Akibatnya, arus kendaraan termasuk bus penumpang dan truk pengangkut barang, meningkat tajam. 

Baca juga: Viral Kades Ngepringan Mandi Lumpur Pakai Seragam Dinas, Protes Jalan Rusak Sejak 2019

Sayangnya, kerusakan jalan yang belum tertangani membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat malam hari atau hujan turun.

Sabri (36), seorang sopir bus yang rutin melewati jalur tersebut mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera turun tangan. 

“Setidaknya penutupan lubang di badan jalan saja lah supaya tidak menyulitkan pengendara,” ujarnya, Senin (25/5/2026). 

Menurut dia, perbaikan darurat seperti penimbunan jalan sudah sangat membantu, meski belum dilakukan pengaspalan menyeluruh. 

Ia khawatir jika kondisi ini dibiarkan, keselamatan pengguna jalan akan semakin terancam.

Penjelasan Bina Marga

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gayo Lues, Suhardi, ST mengungkapkan, bahwa permasalahan Jalan Atu Bale sudah lama menjadi perhatian pihaknya. 

Namun, tutur dia, penanganan harus tertunda karena alat berat masih difokuskan pada lokasi lain yang terdampak bencana. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved