Selasa, 26 Mei 2026

Banda Aceh

Bukan Bela, Pasutri Ini Minta Satpol PP-WH Banda Aceh Sanksi Berat Anaknya usai Tertangkap

Alih-alih meminta keringanan, pasutri tersebut justru meminta Satpol PP-WH memberikan sanksi berat atas tindakan putrinya...

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM/AI
PEREMPUAN NONGKRONG - Ilustrasi perempuan nongkrong di kafe hingga larut malam. Foto dibuat menggunakan kecerdasan buatan Meta AI, Kamis (14/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pasutri datang melihat langsung anak perempuan mereka yang sedang menjalani proses pemeriksaan, usai ditertibkan petugas di salah satu kafe.
  • Pasutri tersebut meminta petugas Satpol PP-WH Kota Banda Aceh memberikan sanksi tegas, atas kebiasaan putrinya keluyuran hingga dini hari.
  • Mereka mengaku kecewa dengan kebiasaan putrinya yang sering keluyuran hingga dini hari.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemandangan tak biasa tersaji di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh, Senin (25/5/2026) pagi. Sepasang suami istri (pasutri) datang melihat langsung anak perempuan mereka yang sedang menjalani proses pemeriksaan, usai ditertibkan petugas di salah satu kafe wilayah hukum, dini hari tadi.

Jika biasanya orang tua datang untuk membela anaknya yang terjaring razia, kali ini pasutri tersebut justru meminta petugas Satpol PP-WH Kota Banda Aceh memberikan sanksi tegas, atas kebiasaan putrinya keluyuran hingga dini hari.

Sesampai di kantor, pasutri tersebut langsung meluapkan amarah kepada sang anak. Mereka mengaku kecewa dengan kebiasaan putrinya yang sering keluyuran hingga dini hari. Sang ayah menegaskan, sudah berulang kali menasihati, namun anaknya tidak kunjung berubah.

Alih-alih meminta keringanan, pasutri tersebut justru meminta Satpol PP-WH memberikan sanksi berat atas tindakan putrinya. Menurut mereka, langkah tegas itu diperlukan agar sang anak benar-benar jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Kasih hukuman yang berat, Pak. Biar dia jera,” pinta sang ayah langsung di hadapan petugas.

Sementara Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal SSTP MSi, menyampaikan, saat ini seluruh remaja yang ditertibkan masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan oleh Penyidik dan Asisten Penyidik.

“Keputusan atas tindakan remaja-remaja tersebut akan diputuskan usai pemeriksaan,” jelas Rizal.

Baca juga: Puluhan Pelanggar Terjaring Razia Satpol PP-WH Banda Aceh, Termasuk Pasangan dari Hotel

Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh itu meminta, kepada orang tua atau keluarga para remaja untuk bersabar menunggu proses pemeriksaan, apapun hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan langsung kepada orang tua atau keluarga yang mewakili.

“Harap bersabar, semuanya akan disampaikan kepada masing-masing orang tua,” kata mantan Camat Baiturrahman itu.

Diketahui sebelumnya, Satpol PP-WH Kota Banda Aceh tengah gencar-gencarnya menggelar razia penegakan syariat Islam secara berkala. Dalam operasi baru-baru ini, puluhan pelanggar syariat Islam terdiri dari pelanggar busana, pasangan non-muhrim, hingga remaja yang masih keluyuran hingga dini hari di berbagai kafe dan lokasi publik, terjaring petugas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved