Banda Aceh
Iqbal Djohan: Banda Aceh Segera Punya Liga Antar SSB
Liga Kolaborasi SSB pertama akan berlangsung di Kota Banda Aceh mulai Juni 2026 mendatang.....
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Liga Kolaborasi SSB pertama akan berlangsung di Kota Banda Aceh mulai Juni 2026 mendatang.
- Liga Sekolah Sepak Bola (SSB) U-16 ini akan dijalankan dengan format kompetisi penuh selama lima bulan ke depan.
- Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai NasDem, Teuku Iqbal Djohan SE menyampaikan, ini merupakan terobosan penting dalam pembinaan sepak bola usia muda.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Liga Kolaborasi SSB pertama akan berlangsung di Kota Banda Aceh mulai Juni 2026 mendatang. Liga Sekolah Sepak Bola (SSB) U-16 ini akan dijalan dengan format kompetisi penuh selama lima bulan ke depan.
Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai NasDem, Teuku Iqbal Djohan SE menyampaikan, ini merupakan terobosan penting dalam pembinaan sepak bola usia muda di ibu kota Provinsi Aceh itu.
Ia bercerita, ide awal sistem Liga ini berawal dari Kadispora Kota Banda Aceh, Reza Kamilin. Selanjutnya Iqbal Djohan sebagai anggota DPRK yang selama ini concern ke pembinaan olahraga dan pemuda, menyahuti dengan memperjuangkan anggaran agar kegiatan positif tersebut bisa terwujud. “Sistem Liga yang berlangsung selama 5-6 bulan dengan setiap tim dapat banyak jadwal bertanding, mempunyai banyak kelebihan dan baik untuk pembinaan,” ungkap Iqbal kepada Serambi, Senin (25/5/2026).
Beberapa kelebihannya adalah, setiap tim akan bermain secara rutin, memungkinkan anak-anak mendapatkan jam terbang yang cukup sepanjang musim. Pelatih juga dapat memantau perkembangan pemain dari waktu ke waktu, bukan hanya dalam beberapa pertandingan singkat.
Kemudian menurutnya, sistem klasemen juga mendorong pemain menjaga performa secara stabil, dan belajar menghadapi tekanan kompetisi jangka panjang. Pengelolaan tim juga akan lebih profesional, klub/SSB dituntut memiliki manajemen tim, program latihan, dan strategi jangka panjang.
Baca juga: Iqbal Djohan Dorong Pengembangan Rusunawa Keudah, Harus Jadi Contoh Aset Bantu Masyarakat dan PAD
Dikatakan, sistem liga juga mengurangi orientasi juara sesaat, karena satu kekalahan tidak langsung mengakhiri kompetisi. Anak-anak belajar bangkit, memperbaiki kesalahan, menjaga konsistensi, serta memahami bahwa proses lebih penting daripada hasil instan. “Dan ini juga sebagai simulasi sebelum mereka nantinya benar-benar menjadi pemain profesional, dan bermain di Liga Indonesia bahkan luar negeri,” ucap Iqbal.
Dewan kota itu melihat, Liga Kolaborasi SSB 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga dan generasi muda Banda Aceh. Ini bisa menjadi tonggak sejarah dimulainya model pembinaan sepak bola yang lebih modern, sehat, dan berkelanjutan di kota kita.
“Liga ini direncanakan dimulai Juni dan berakhir sekitar November, pertandingan akan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu. Untuk tahun pertama ini masih berlangsung di satu tempat yaitu Lapangan Lambung,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Teuku-Iqbal-Djohan-SE-foto-bersama-pengurus-SSB-2026.jpg)