Berita Aceh Tamiang
LMI Rayakan Kurban Bersama Masyarakat dan Santri di Aceh Tamiang
Sebanyak delapan ekor sapi dan empat ekor kambing didistribusikan ke lima titik untuk pelaksanaan qurban
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonseia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Lembaga Manajemen Indonesia (LMI) menjadikan Aceh Tamiang sebagai titik utama merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu (27/5/2026)
Tak hanya membawa daging kurban, kehadiran LMI bentuk solidaritas rasa peduli bagi santri, dhuafa, dan masyarakat yang masih berjuang memulihkan keadaan pascabanjir bandang akhir 2025.
Sebanyak delapan ekor sapi dan empat ekor kambing didistribusikan ke lima titik, salah satunya di Dayah Fajrussalam, Kampung Menanggini, Kecamatan Karangbaru, Rabu (27/05/2026).
Penyaluran hewan kurban tersebut menyasar santri dan masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh Tamiang.
Baca juga: Jamaah Haji Asal Aceh Tamiang Meninggal Dunia Saat Menjalani Puncak Haji di Arafah
Direktur Marketing dan Kemitraan Laznas LMI, Ozi Riyanto, mengatakan program kurban menjadi bagian dari syiar agama sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang masih berjuang bangkit.
“Alhamdulillah hari ini kami hadir di Aceh Tamiang dalam rangka syiar agama. Salah satu wujudnya melalui penyaluran hewan kurban,” kata Ozi.
Ia menjelaskan, total hewan kurban yang didistribusikan terdiri dari delapan ekor sapi dan empat ekor kambing yang dibagikan ke lima titik.
Salah satu lokasi utama penyaluran berada di lingkungan Pondok Pesantren Fajrussalam.
Menurut Ozi, program kurban tahun ini menjangkau ratusan penerima manfaat, mulai dari santri, kaum dhuafa, hingga warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Penyaluran itu diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat saat Idul Adha, tetapi juga menguatkan semangat mereka yang sedang melewati masa sulit.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Idul Adha harus menjadi momentum menghadirkan kepedulian dan harapan,” ujarnya.
Baca juga: Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Aceh Tamiang Perpanjang Masa Pemulihan
Menurut Ozi, kehadiran lembaganya di Aceh Tamiang tidak berhenti pada momentum Idul Adha semata.
LMI yang berkantor di Surabaya itu, kata dia, membuka peluang kolaborasi lanjutan bersama masyarakat dan lembaga lokal untuk menghadirkan program sosial yang lebih luas.
“Kami berharap ini bukan hanya soal bantuan sesaat, tapi ada dampak yang bisa dirasakan masyarakat, terutama mereka yang hari ini sedang menghadapi masa sulit pascabanjir,” katanya.
Bahagia karena masih ada yang peduli
| Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Aceh Tamiang Perpanjang Masa Pemulihan |
|
|---|
| Mukhsin, Sapi Kurban Berbobot 1 Ton Bantuan Presiden Prabowo untuk Pemerintah Aceh |
|
|---|
| Tiga Nyawa Melayang saat Sekeluarga Dihantam Kijang Innova di Aceh Tamiang, 1 Balita Kritis |
|
|---|
| Tragis, Pasangan Suami Istri dan Balita Meninggal Dihantam Mobil Travel di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Tim SAR Hentikan Penyisiran Laut untuk Cari Nelayan Tenggelam, Radius Pencarian Masuk Jalur Tanker |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kurban-di-Aceh-Tamiang-27-mei-2026_.jpg)