Kamis, 28 Mei 2026

Info Haji Aceh

Dua Jamaah Aceh Wafat Saat Wukuf

Dua jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji

Tayang:
Editor: mufti
@SaudiMOH
Ambulans yang menjadi klinik keliling mengevakuasi pasien dalam kasus medis darurat di tempat-tempat suci. 

Ringkasan Berita:
  • Dua jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi
  • Jamaah pertama yang meninggal dunia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), asal Dusun Mesjid Tuha, Jurong Binjee, Samalanga, Kabupaten Bireuen. Almarhumah tergabung dalam Kloter BTJ 08
  • Jamaah kedua yang meninggal dunia adalah Maimunah Yusuf Ali binti Yusuf Ibrahim, jamaah Kloter 13 nomor seat 338 asal Dusun Butsi, Masjid Sungai Yu, Kabupaten Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kabar duka datang dari Tanah Suci Mekkah. Dua jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Padang Arafah, Arab Saudi, Selasa (26/5/2026).

Kedua jamaah tersebut wafat di tengah pelaksanaan wukuf di Arafah, salah satu rukun utama dalam ibadah haji yang diikuti jutaan umat Islam dari berbagai negara. 

Jamaah pertama yang meninggal dunia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), asal Dusun Mesjid Tuha, Jurong Binjee, Samalanga, Kabupaten Bireuen. Almarhumah tergabung dalam Kloter BTJ 08.

Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin, mengatakan Nurwaida meninggal dunia pada pukul 07.20 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 11.20 WIB di tenda jamaah di Padang Arafah. “Almarhumah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 07.20 WAS atau 11.20 WIB di tenda jamaah Padang Arafah,” ujar Darwin.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas, almarhumah memiliki riwayat penyakit hipertensi dan gangguan jantung. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhumah direncanakan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas di Arab Saudi.

“Jenazah saat ini masih berada di tenda Arafah dan direncanakan akan dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu,” katanya.

Sementara jamaah kedua yang meninggal dunia adalah Maimunah Yusuf Ali binti Yusuf Ibrahim, jamaah Kloter 13 nomor seat 338 asal Dusun Butsi, Masjid Sungai Yu, Kabupaten Aceh Tamiang. Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan Maimunah meninggal dunia pada Selasa malam pukul 16.27 WAS atau 20.27 WIB di Padang Arafah.

“Dengan bertambahnya satu jamaah yang wafat, maka jumlah jamaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia hingga saat ini menjadi dua orang,” ujar Arijal.

Berdasarkan laporan medis, penyebab wafatnya Maimunah adalah acute gastroenteritis atau radang akut pada lambung dan usus yang umumnya menyebabkan diare, muntah, sakit perut, dan terkadang disertai demam.

Wafatnya dua jamaah asal Aceh tersebut terjadi di tengah padatnya rangkaian puncak ibadah haji di Arafah. Seluruh jamaah haji Aceh saat ini telah berada di Padang Arafah untuk menjalani prosesi wukuf sebelum melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan Mina.

Pada fase puncak haji, jamaah umumnya menjalani aktivitas ibadah dalam kondisi cuaca panas dan mobilitas tinggi. Karena itu, petugas haji terus mengingatkan jamaah, terutama lanjut usia, agar menjaga kondisi fisik, memperbanyak konsumsi air, dan tidak memaksakan diri saat beribadah.

Arijal menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dua jamaah haji asal Aceh tersebut dan berharap seluruh amal ibadah keduanya diterima Allah SWT. “Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampunkan segala dosanya, memperoleh haji mabrur, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Arijal.

Ia juga mengajak masyarakat Aceh untuk turut mendoakan seluruh jamaah haji yang masih menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kekuatan selama menjalani puncak ibadah haji.

Selain itu, Arijal mengingatkan petugas kloter dan seluruh jamaah agar tetap menjaga kekompakan serta saling membantu di tengah padatnya aktivitas ibadah di Arab Saudi. “Kepada para petugas kloter dan jamaah, kami berharap tetap semangat, sabar, menjaga kesehatan, dan tetap kompak dalam menghadapi berbagai kondisi di Tanah Suci,” kata Arijal.(mun)

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved