Senin, 1 Juni 2026

Berita Aceh Tamiang

Harga Sawit Aceh Tamiang Terjun Bebas Menjadi Rp2.120 Per Kilogram

Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
HARGA TBS SAWIT - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Tamiang kembali terpukul. Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per kilogram di tingkat petani. Foto ilustrasi dibuat menggunakan Chat GPT. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Tamiang kembali terpukul.

Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per kilogram di tingkat petani.

Penurunan lebih dari Rp1.000 per kilogram itu memicu keresahan di kalangan petani sawit.

Bagi sebagian besar masyarakat pedesaan di Aceh Tamiang yang menggantungkan hidup dari hasil kebun, anjloknya harga dinilai langsung menghantam pendapatan rumah tangga.

“Jelas terasa, kayak yang hanya punya dua hektare, sekarang hanya dapat dua juta sebulan,” kata El Mahdi, pekebun kelapa sawit, Minggu (31/5/2026).

Berdasarkan daftar harga pembelian TBS di pabrik kelapa sawit (PKS) wilayah Aceh Tamiang yang dirilis Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, tertanggal Jumat, 29 Mei 2026, mayoritas harga pembelian perusahaan berada di bawah Rp2.700 per kilogram.

Baca juga: Kerap Melintasi Medan Ekstrem, Pekerja Kebun Sawit Dibekali Edukasi Berkendara Aman

PKS Pati Sari membeli TBS di harga Rp2.500 per kilogram, sementara untuk perusahaan mitra berada di angka Rp2.540 per kilogram.

Parasawita menetapkan harga Rp2.520 per kilogram, sedangkan Sisirau berada di level Rp2.490 per kilogram.

Harga tertinggi tercatat di Mora Niaga Jaya, yakni Rp2.550 per kilogram, sementara perusahaan mitra mencapai Rp2.750 per kilogram.

Sementara PTPN IV Pulo Tiga membeli TBS di harga Rp2.650 per kilogram, disusul PTPN IV Tanjung Seumentoh sebesar Rp2.550 per kilogram.

Di sisi lain, Tri Agro Palma Tamiang, tercatat membeli sawit hanya Rp2.380 per kilogram.

Namun kondisi paling berat dirasakan petani. Harga sawit di tingkat petani kini hanya berada di angka Rp2.120 per kilogram, sedangkan di tingkat pengumpul tercatat Rp2.320 per kilogram.

Baca juga: Harga TBS Sawit di Aceh Jaya Masih Stagnan, Apkasindo Tunggu Sikap PKS Jalankan Instruksi Wamentan

Selisih harga yang begitu jauh dibanding periode sebelumnya membuat banyak petani mulai mengeluhkan hasil panen yang tak lagi sebanding dengan biaya produksi.

Harga pupuk, ongkos panen, hingga biaya angkut dinilai belum ikut turun di tengah jebloknya harga jual buah sawit. (*)

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/05/31/185000826/gapki--harga-tbs-sawit-mulai-pulih-usai-pemerintah-beri-kepastian-soal-dsi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved