Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman 2,8 Kg Ganja di Bandara SIM

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan paket berisi ganja kering dengan berat 2.800 gram atau 2,8 kilogram

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/Hendri Abik
‎Teks Foto Danlanud SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro (tengah) memperlihatkan barang bukti ganja di Bandara SIM, Aceh Besar, Senin (1/6/2026). SERAMBI/HENDRI 
Ringkasan Berita:
  • Tim gabungan TNI AU dan petugas keamanan kargo Bandara SIM Aceh Besar, menggagalkan pengiriman 2,8 kilogram ganja menggunakan jasa ekspedisi ke Jawa Barat
  • Pengungkapan pengiriman ganja tersebut berawal ketika petugas Gudang Kargo Bandara Sultan Iskandar Muda pemeriksaan barang yang hendak dikirim melalui mesin X-Ray
  • Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengatakan pihaknya segera menyelidiki temuan pengiriman ganja melalui perusahaan jasa ekspedisi tersebut

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim gabungan TNI AU dan petugas keamanan kargo Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM),  Aceh Besar, menggagalkan pengiriman 2,8 kilogram ganja menggunakan jasa ekspedisi ke Jawa Barat. Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro di Aceh Besar, Senin, mengatakan, barang terlarang tersebut hendak dikirim ke Bandung, Jawa Barat, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, menggunakan pesawat komersial tujuan Bandara Soekarno Hatta, Banten.

"Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan paket berisi ganja kering dengan berat 2.800 gram atau 2,8 kilogram. Paket tersebut dibungkus sarung hitam yang dilapisi aluminium foil," katanya.

Ia menyebutkan pengungkapan pengiriman ganja tersebut berawal ketika petugas Gudang Kargo Bandara Sultan Iskandar Muda pemeriksaan barang yang hendak dikirim melalui mesin X-Ray pada Senin (1/6/2026).

Dalam proses pemeriksaan, kata dia, petugas mencurigai sebuah paket yang akan dikirim melalui jasa ekspedisi dengan tujuan Kota Bandung menggunakan penerbangan menuju Bandara Soekarno Hatta, Banten.

"Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan satu paket berisi narkotika jenis ganja. Selanjutnya, narkotika jenis ganja tersebut diserahkan ke Polresta Banda Aceh guna penyelidikan lebih lanjut," kata Suryo Anggoro.

Ia menegaskan komitmen Lanud SIM bersama seluruh unsur keamanan bandara memperkuat mendukung pemberantasan peredaran narkoba serta menjaga bandara internasional tersebut sebagai kawasan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"Pengungkapan pengiriman ganja tersebut merupakan hasil sinergi dan kewaspadaan personel Lanud SIM bersama petugas keamanan bandara serta instansi terkait lainnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional SIM," kata Suryo Anggoro 

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengatakan pihaknya segera menyelidiki temuan pengiriman ganja melalui perusahaan jasa ekspedisi tersebut. "Kami segera memeriksa rekaman kamera pantau guna mengidentifikasi siapa yang mengirimkan ganja tersebut serta mengungkap sindikat pelaku," kata Andi Kirana.(ant)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved