Rabu, 3 Juni 2026

Aceh Timur

Setahun Terakhir BPS Catat Kemiskinan di Aceh Timur Turun 2 Persen

Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut capaian ini sebagai hasil integrasi sejumlah program prioritas yang di jalankan

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky saat menerima kunjungan Imum Mukim se Aceh Timur, di Pendopo Idi Rayeuk, Sabtu (8/11/2025). 

Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut capaian ini sebagai hasil integrasi sejumlah program prioritas yang di jalankan

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Data resmi Badan pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, mencatat angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Timur menurun drastis dari 60,86 ribu jiwa atau 13, 26 persen pada 2024, turun menjadi 52,23 ribu jiwa atau 11,24 persen pada tahun 2025.

Dari data tersebut sebanyak 8.640 jiwa berhasil keluar dari zona kemiskinan dalam kurus waktu satu tahun.

Penurunan sebesar 2,02 persen itu terjadi di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang mulai menjabat pada awal tahun 2025.

Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut capaian ini sebagai hasil integrasi sejumlah program prioritas yang di jalankan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). 

Baca juga: Tiga Hektare Lahan di Kabupaten Aceh Timur Terbakar

Program-program tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi bebasis dayah dan pesantren, optimalisasi sektor perikanan dan pertanian, serta penguatan jaring pengamanan sosial bagi kelompok rentan.

"Ini adalah indikator makro yang objektif dari BPS. Penurunan hingga 2 persen dalam satu tahun bukanlah hal yang mudah bagi sebuah daerah. 

Angka 52,23 ribu jiwa ini menjadi motivasi besar bagi kita untuk terus menggenjot program-program pro-rakyat," ujar Al-Farlaky, Selasa (2/6/2026).

Selain penurunan persentase, data BPS juga mencatat adanya penyesuaian Garis Kemiskinan di Aceh Timur dari Rp557.943,- per kapita/bulan di tahun 2024 menjadi Rp564.943,- per kapita/bulan di tahun 2025. 

Kenaikan instrumen batas ini membuktikan bahwa meskipun standardisasi kecukupan hidup dinaikkan, daya beli masyarakat Aceh Timur justru semakin menguat sehingga jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan tetap berkurang secara masif.

Komitmen Keberlanjutan Pembangunan

Capaian impresif di tahun 2025 ini menempatkan Aceh Timur sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang paling progresif dalam melakukan akselerasi penurunan angka kemiskinan secara riil di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kata Al-Farlaky menegaskan, fokus pembangunan ke depan akan tetap dititikberatkan pada sinkronisasi anggaran belanja daerah (APBK) yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.

Kemudian, pemberdayaan ekonomi, UMKM, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur di wilayah pedalaman guna memastikan tren penurunan kemiskinan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved