Berita Nagan Raya
Bupati Nagan Raya TRK Panggil PMKS, Harga TBS Naik Rp 200 Per Kilogram
Pemanggilan tersebut merespons keluhan masyarakat petani kelapa sawit terkait penurunan tajam harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Ringkasan Berita:* Bupati Nagan Raya TR Keumangan memanggil seluruh perusahaan minyak kelapa sawit (PMKS) untuk merespons keluhan petani terkait turunnya harga tandan buah segar (TBS).* Dalam pertemuan itu, TRK menegaskan komitmen pemerintah daerah melindungi petani dan meminta PMKS segera menaikkan harga TBS demi menjaga kesejahteraan masyarakat.* Hasilnya, perwakilan PMKS sepakat menaikkan harga TBS dari Rp2.400 menjadi Rp2.600 per kilogram mulai hari berikutnya, sesuai arahan Bupati.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan memanggil seluruh Perusahaan Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Kabupaten Nagan Raya.
Pemanggilan tersebut merespons keluhan masyarakat petani kelapa sawit terkait penurunan tajam harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Pertemuan itu berlangsung di Ruang Kerja Bupati pada Selasa (2/6/2026).
Turut hadir dalam pertemuan itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda), Hizbulwatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala perangkat daerah, Staf Khusus Bupati, serta perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Nagan Raya.
Bupati yang akrab disapa TRK ini menegaskan, bahwa pemanggilan tersebut merupakan langkah cepat yang diambil Pemkab Nagan Raya sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani sawit.
"Sektor perkebunan kelapa sawit selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Nagan Raya," ungkapnya.
Baca juga: Harga TBS Sawit Anjlok, Bupati TRK Akan Kembali Panggil Pimpinan PMKS di Nagan Raya
Bupati TRK mempertanyakan alasan dan faktor yang menyebabkan turunnya harga buah kelapa sawit yang dilakukan oleh sejumlah PMKS, sekitar dua minggu lalu.
Menurutnya, komoditas kelapa sawit merupakan salah satu sumber penghasilan utama masyarakat Nagan Raya.
Sehingga setiap kebijakan yang berdampak terhadap harga harus mempertimbangkan kondisi petani.
“Mengapa harga buah kelapa sawit di Nagan Raya diturunkan? Apa penyebabnya?” tanya Bupati.
“Karena petani sawit merupakan salah satu sumber penghasilan dominan masyarakat kita,” ujar TRK.
Ia juga menegaskan, bahwa apabila terdapat kendala yang dihadapi perusahaan sehingga mengharuskan adanya penyesuaian harga, seharusnya terlebih dahulu dikomunikasikan dengan pemerintah daerah agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Kalau memang harus menurunkan harga sawit, seharusnya PMKS dapat berdiskusi atau menyampaikan terlebih dahulu kepada pemerintah daerah sehingga kendala yang dihadapi bisa kita carikan solusinya bersama,” tambahnya.
Baca juga: Catat Sejarah Harga TBS Sawit Melambung Pekan Ini di Nagan, Tertinggi PMKS Tampung Rp 3.010 per Kg
Dalam kesempatan tersebut, Bupati TRK menegaskan komitmen Pemkab Nagan Raya untuk melindungi kepentingan petani sawit.
Untuk itu, ia meminta seluruh PMKS agar segera menaikkan kembali harga pembelian TBS demi menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Saya tegaskan, setelah rapat ini harga buah kelapa sawit harus dinaikkan. Tidak ada alasan untuk tidak menaikkan harga sawit,” tegas Bupati TRK.
Naikkan Harga TBS
Menanggapi arahan Bupati TRK, seluruh perwakilan PMKS yang hadir menyatakan kesediaannya untuk menaikkan harga pembelian TBS kelapa sawit mulai hari berikutnya.
Harga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp2.400 per kilogram, akan disesuaikan menjadi Rp2.600 per kilogram.
Mulai besok, akan kami naikkan harga buah kelapa sawit sesuai permintaan Bapak Bupati,” ungkap Yosrizal Syarif, perwakilan PMKS dari PT Fajar Baizury.
Pernyataan tersebut kemudian diamini oleh seluruh perwakilan PMKS yang turut hadir dalam pertemuan itu.(*)
Bupati Nagan Raya Dr TR Keumangan
Bupati TRK
PMKS di Nagan Raya
Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS)
Harga TBS Sawit di Nagan
Harga TBS sawit
Nagan Raya
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Anggota DPRK Nagan Raya Diskusi dengan Wamenko Otto Hasibuan, Sorot Pengabaian UUPA oleh Pusat |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila, Bupati Nagan TRK: Ratusan Etnik Dapat Disatukan Dalam Satu Ikatan Kebangsaan |
|
|---|
| Enam Bulan Putus Diterjang Banjir, Warga Harapkan Jembatan Alue Wakie Segera Dibangun |
|
|---|
| Apresiasi Bupati TRK, Pon PMTOH Ajak Masyarakat Dukung Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya |
|
|---|
| Jamaah Tarikat Syattariyah di Nagan Raya Rayakan Idul Adha, Khatib Bupati TR Keumangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TRK-panggil-PMKS.jpg)