Rabu, 3 Juni 2026

Karhutla

Tim Pemadaman Kesulitan Sumber Air, Lahan Terbakar di Nagan Raya Capai 70 Hektare

Tim gabungan dari BPBD Nagan Raya hingga Selasa (2/6/2026) masih terus berupaya memadamkan kebakaran lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dok Brimob
Brimob Nagan Raya bersama tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran lahan di Darul Makmur dan Tripa Makmur, Selasa (2/6/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Tim gabungan dari BPBD Nagan Raya hingga Selasa (2/6/2026) masih terus berupaya memadamkan kebakaran lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya.

Kebakaran yang terjadi sejak Jumat lalu itu meluas di Desa Kayeu Uno, Kecamatan Darul Makmur, serta Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur. Total lahan terbakar mencapai sekitar 70 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 50 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara 20 hektare lainnya masih terbakar, terutama di kawasan lahan gambut yang sulit ditangani.

Berdasarkan data BPBD Nagan Raya, proses pemadaman dilakukan menggunakan mesin pompa air dan selang, karena armada pemadam tidak dapat menjangkau lokasi akibat hanya tersedia jalan setapak.

Petugas mencoba menarik air dari saluran di sekitar lokasi, namun upaya ini terkendala minimnya sumber air serta tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Tim dari Medan Diterjunkan

Selain BPBD Nagan Raya yang dibantu unsur Kodim, Polres, dan Brimob, tim Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan juga telah diterjunkan dari Medan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, didampingi petugas Pusdalops Agus Salim, mengatakan bahwa hingga kini pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

“Kendala utama saat ini adalah tidak tersedianya sumber air dan angin yang sangat kencang,” ujarnya kepada Serambi, Selasa (2/6/2026).
Ia menambahkan, berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar telah mencapai 70 hektare, meski sebagian besar sudah berhasil dikendalikan.

“Pemadaman terus dilakukan. Musim kemarau menjadi faktor utama meluasnya kebakaran,” jelasnya.

Berharap Turun Hujan

BPBD Nagan Raya mengakui bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan rawan kebakaran lahan gambut setiap musim kemarau.

“Kita berharap hujan segera turun agar kebakaran tidak terus meluas,” katanya.
BPBD kembali mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, khususnya di tengah kondisi kemarau, guna mencegah bertambahnya area terdampak kebakaran.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved