Karhutla
Tim Pemadaman Kesulitan Sumber Air, Lahan Terbakar di Nagan Raya Capai 70 Hektare
Tim gabungan dari BPBD Nagan Raya hingga Selasa (2/6/2026) masih terus berupaya memadamkan kebakaran lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Tim gabungan dari BPBD Nagan Raya hingga Selasa (2/6/2026) masih terus berupaya memadamkan kebakaran lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya.
Kebakaran yang terjadi sejak Jumat lalu itu meluas di Desa Kayeu Uno, Kecamatan Darul Makmur, serta Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur. Total lahan terbakar mencapai sekitar 70 hektare.
Dari luasan tersebut, sekitar 50 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara 20 hektare lainnya masih terbakar, terutama di kawasan lahan gambut yang sulit ditangani.
Berdasarkan data BPBD Nagan Raya, proses pemadaman dilakukan menggunakan mesin pompa air dan selang, karena armada pemadam tidak dapat menjangkau lokasi akibat hanya tersedia jalan setapak.
Petugas mencoba menarik air dari saluran di sekitar lokasi, namun upaya ini terkendala minimnya sumber air serta tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api.
Tim dari Medan Diterjunkan
Selain BPBD Nagan Raya yang dibantu unsur Kodim, Polres, dan Brimob, tim Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan juga telah diterjunkan dari Medan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, didampingi petugas Pusdalops Agus Salim, mengatakan bahwa hingga kini pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
“Kendala utama saat ini adalah tidak tersedianya sumber air dan angin yang sangat kencang,” ujarnya kepada Serambi, Selasa (2/6/2026).
Ia menambahkan, berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar telah mencapai 70 hektare, meski sebagian besar sudah berhasil dikendalikan.
“Pemadaman terus dilakukan. Musim kemarau menjadi faktor utama meluasnya kebakaran,” jelasnya.
Berharap Turun Hujan
BPBD Nagan Raya mengakui bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan rawan kebakaran lahan gambut setiap musim kemarau.
“Kita berharap hujan segera turun agar kebakaran tidak terus meluas,” katanya.
BPBD kembali mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, khususnya di tengah kondisi kemarau, guna mencegah bertambahnya area terdampak kebakaran.(*)
Tim Pemadaman Kesulitan Sumber Air
karhutla meluas
Kasus Karhutla
asap karhutla
Lahan Terbakar di Nagan Raya
| Pemadaman Karhutla di Aceh Barat Tuntas, 58,7 Hektare Lahan Hangus Terbakar |
|
|---|
| Pemkab Aceh Barat Gelar Shalat Istisqa, Mohon Hujan untuk Padamkan Karhutla |
|
|---|
| Karhutla Terus Berulang, GeRAK Aceh Barat Dorong Penegakan Hukum Lebih Tegas |
|
|---|
| Kebakaran Lahan di Nagan Raya Berhasil Dipadamkan, BPBD Peringatkan Warga |
|
|---|
| Wabup Aceh Selatan Tinjau Lokasi Karhutla, Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/karhutla-89ijkl.jpg)