Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Barat Daya

Bupati Safaruddin Sentil ASN Abdya Yang Hanya Bekerja Saat Ada Pimpinan

Ia menilai, selama ini masih ada ASN yang hanya menunjukkan semangat kerja secara insidental atau saat berada

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Masrian Mizani
PELANTIKAN PEJABAT ESELON - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin memberikan sambutan pada pelantikan 26 pejabat Eselon III, IV, serta Kepala Puskesmas di Lobi Kantor Bupati Abdya, Selasa (2/6/2026). 

Ia menegaskan tidak akan ada lagi toleransi kelulusan bagi siswa yang tidak bisa baca Al-Quran.

"Kepada Kadis Pendidikan, saya ingatkan, mulai tahun ajaran baru ini tidak ada siswa yang tidak bisa baca Al-Quran yang diluluskan. 

Saya minta formulasikan bersama MPU, Dinas Syariat Islam, dan Dinas Dayah agar anak yang masuk SMP dan SMA wajib bisa baca Al-Quran," imbuhnya.

Ia memastikan aturan ini berlaku adil bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial. 

"Tidak ada backing-backingan. Tidak ada pengecualian. Pengumumannya dimulai dari sekarang agar mereka punya waktu untuk mengulang kaji ke pesantren atau tempat pengajian," ujarnya.

Untuk mendukung kebijakan ini, Safaruddin juga memerintahkan para Camat dan Keuchik untuk menertibkan anak-anak usia produktif yang masih berkeliaran di atas jam 10 malam, serta menghidupkan kembali balai-balai pengajian di setiap desa.


Proyek Infrastruktur dan Mutasi

Memasuki tahun keduanya memimpin, Safaruddin membawa kabar baik terkait realisasi visi fisik "Arah Baru Abdya". 

Ia membocorkan bahwa sejumlah proyek besar  di tahun depan akan dilaksanakan menggunakan anggaran yang telah dipersiapkan dan dijemput dari APBN. 

Proyek tersebut meliputi pembangunan pasar modern, mall pelayanan publik, tugu Simpang Ceurana, venue MTQ, hingga pembebasan jalan dua jalur.

Pada momentum tersebut, Safaruddin, tidak hanya menjanjikan reward  bagi pejabat yang bekerja dengan benar dan jujur, tetapi ia juga tidak segan-segan memberikan punishment (sanksi) bagi mereka yang terbukti tidak serius dalam bekerja.

Ia bahkan memberikan sinyal perombakan kabinet bisa terjadi kapan saja dalam waktu dekat.

"Selamat bagi Bapak-Ibu yang dilantik hari ini. Ini bukan soal suka atau tidak suka. Ingat, bisa saja dalam dua atau tiga bulan ke depan, saudara akan bergeser lagi. Karena saya harus terus mencari format terbaik demi birokrasi pemerintahan yang produktif," pungkas Safaruddin. (*)

Baca juga: Ada Proyek Jalan di Jalur Lambaro–Blangbintang, Pengendara Diminta Waspada

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved