Kamis, 4 Juni 2026

Abdya

Dandim Abdya Resmikan Dua Jembatan Aramco

Komandan Kodim (Dandim) 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Rana Mega Al-Amin meresmikan dua unit Jembatan Aramco yang telah...

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
JEMBATAN ARAMCO - Dandim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) Letkol Rana Mega Al Amin saat meresmikan jembatan aramco di Gampong Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Rabu (3/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dandim Abdya Rana Mega Al-Amin meresmikan dua unit Jembatan Aramco di Kecamatan Jeumpa dan Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu (3/6/2026).
  • Peresmian ditandai prosesi peusijuk dan doa bersama yang dihadiri unsur Muspika, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
  • Pembangunan jembatan untuk memperlancar akses transportasi masyarakat desa.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Komandan Kodim (Dandim) 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Rana Mega Al-Amin meresmikan dua unit Jembatan Aramco yang telah selesai dibangun di dua desa, Rabu (3/6/2026).

Kedua jembatan tersebut berada diantara Desa Kuta Makmur - Ikue Lhueng, Kecamatan Jeumpa, dan Desa Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan. 

Peresmian ditandai dengan prosesi peusijuk dan doa bersama yang berlangsung khidmat serta dihadiri unsur Muspika, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Dandim Abdya Letkol Rana menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. 

Menurutnya, program tersebut bertujuan membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mengurangi keterisolasian wilayah pedesaan.

"Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih baik dan aman," kata Rana.

Ia menjelaskan, pembangunan kedua jembatan tersebut berlangsung selama 25 hari dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. 

Keterlibatan warga dalam proses pembangunan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam mendukung pembangunan wilayah.

"Dalam pengerjaannya, personel Kodim bersinergi dengan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun menjadi modal penting sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya segera dimanfaatkan oleh warga," ujarnya.

Baca juga: Bupati Abdya Keluarkan Instruksi Antisipasi Potensi Kemarau Panjang dan Prediksi El Nino 2026

Ia berharap keberadaan Jembatan Aramco tersebut dapat meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat, memperlancar akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mendorong percepatan pembangunan desa. 

Program pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Program ini difokuskan pada wilayah yang mengalami keterbatasan akses transportasi akibat kondisi geografis maupun kerusakan infrastruktur.

Melalui pembangunan jembatan tersebut, TNI AD berupaya menghadirkan solusi cepat dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung antarwilayah. 

Selain memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, program ini juga menjadi wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved