Kamis, 4 Juni 2026

Abdya

Bantu Petani, Pemerintah Abdya Normalisasi Aliran Free Intake Krueng Baru 

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gerak cepat mengantisipasi ancaman kekeringan lahan pertanian menuju...

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
NORMALISASI - Alat berat Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan normalisasi aliran sungai yang menyuplai air menuju kolam lumpur free Intake Krueng Baru di kawasan Dusun Alue Trienggadeng, Gampong Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Rabu (3/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Abdya mengerahkan dua unit alat berat untuk menormalisasi aliran sungai menuju free intake Krueng Baru di Gampong Kaye Aceh, Rabu (3/6/2026).
  • Hal ini guna mengantisipasi kekeringan lahan pertanian menjelang Musim Tanam Gadu 2026.
  • Plt Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi mengatakan langkah tersebut dilakukan atas instruksi langsung Bupati untuk memastikan pasokan air ke areal persawahan lancar.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gerak cepat mengantisipasi ancaman kekeringan lahan pertanian menuju Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2026.

Dua unit alat berat jenis buldozer dan ekskavator (beko) langsung dikerahkan untuk menormalisasi aliran sungai yang menyuplai air menuju kolam lumpur free Intake Krueng Baru di kawasan Dusun Alue Trienggadeng, Gampong Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Rabu (3/6/2026).

Langkah taktis ini diambil agar pasokan air ke areal persawahan di dua kecamatan, yakni Lembah Sabil dan Manggeng, kembali berjalan lancar tanpa hambatan material lumpur dan pendangkalan dilokasi Intake.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi, mengatakan bahwa aksi cepat ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Abdya demi menyelamatkan sektor pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat setempat.

"Sesuai perintah Pak Bupati, lintas sektor yang terdiri dari Dinas PUPR, BPBD, Camat Manggeng, Camat Lembah Sabil, hingga para Keuchik bergerak melakukan gotong royong," ucapnya.

"Hari ini kita perdalam lagi aliran air dibantu dua unit alat berat untuk membuat tanggul dari material sungai serta menormalisasi saluran di free intake Krueng Baru," tambahnya.

Sebelum alat berat diturunkan, peninjauan telah dilakukan di lokasi. 

Rahwadi turun langsung bersama Anggota DPRK Abdya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khairunnas.

Kehadiran mereka turut didampingi oleh Camat Manggeng Ridhawiyardi, Camat Lembah Sabil Juarsa, serta para penyuluh pertanian, Keuchik, dan Keujruen Blang.

Kolaborasi erat antara eksekutif, legislatif, dan pemuka adat ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan sumbatan air secara permanen. 

Baca juga: Dandim Abdya Resmikan Dua Jembatan Aramco

Kehadiran Keujruen Blang dan penyuluh pertanian di lapangan juga memastikan bahwa pengerjaan teknis normalisasi ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan debit air yang dinantikan para petani.

Saat ini, kedua alat berat terus bekerja mengeruk sedimen material dan menata tanggul darurat di sekitar sungai. 

Pemerintah Abdya berharap, dengan normalisasi yang dikebut ini, ratusan hektar sawah di Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil dapat terairi dengan optimal, sehingga para petani bisa melewati musim tanam dengan hasil yang maksimal. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved