Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nagan Raya

TRK Minta PMKS Naikan Harga Sawit

“Saya tegaskan, setelah rapat ini harga buah kelapa sawit harus dinaikkan. Tidak ada alasan untuk tidak menaikkan harga sawit.” TR Keumangan

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/Dok Kominfo
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Nagan Raya, TR Keumangan kembali memanggil pimpinan PMKS yang beroperasi di daerahnya sebagai respon atas keluhan masyarakat terkait rendahnya harga beli TBS kelapa sawit
  • Bupati TRK mempertanyakan alasan turunnya harga beli sawit dalam dua minggu terakhir ini hingga Rp 2.400 per Kg
  • Masyarakat petani di Kabupaten Aceh Singkil sedang bahagia karena naiknya harga beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit

“Saya tegaskan, setelah rapat ini harga buah kelapa sawit harus dinaikkan. Tidak ada alasan untuk tidak menaikkan harga sawit.” TR Keumangan, Bupati Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, TR Keumangan kembali memanggil pimpinan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di daerahnya sebagai respon atas keluhan masyarakat terkait rendahnya harga beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. 

Dalam pertemuan di kantor bupati pada Selasa (2/6/2026), bupati didampingi Plt Sekda Hizbulwatan, Kadis Perkebunan Bustami, sejumlah kepala dinas terkait, dan perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Nagan Raya.

Pada kesempatan itu, Bupati TRK mempertanyakan alasan turunnya harga beli sawit dalam dua minggu terakhir ini hingga Rp 2.400 per Kg. “Mengapa harga buah kelapa sawit di Nagan Raya diturunkan? Apa penyebabnya?” tanya TRK.

Apabila terdapat kendala yang dihadapi perusahaan sehingga mengharuskan adanya penyesuaian harga, kata TRK, seharusnya terlebih dahulu dikomunikasikan dengan pemerintah daerah agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Kalau memang harus menurunkan harga sawit, seharusnya PMKS dapat berdiskusi atau menyampaikan terlebih dahulu kepada pemerintah daerah sehingga kendala yang dihadapi bisa kita carikan solusinya bersama,” tambahnya.

TRK menegaskan komitmen Pemkab Nagan Raya untuk melindungi kepentingan petani sawit dan meminta seluruh PMKS segera menaikkan kembali harga pembelian TBS demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sektor perkebunan kelapa sawit selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Nagan Raya. “Saya tegaskan, setelah rapat ini harga buah kelapa sawit harus dinaikkan. Tidak ada alasan untuk tidak menaikkan harga sawit,” tegas Bupati TRK. 

Menanggapi arahan tersebut, seluruh perwakilan PMKS yang hadir menyatakan kesediaannya untuk menaikkan harga pembelian kelapa sawit. Harga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp 2.400 per Kg akan disesuaikan menjadi Rp 2.600 per Kg.

“Mulai besok akan kami naikkan harga buah kelapa sawit sesuai permintaan Bapak Bupati,” ungkap Yosrizal Syarif, perwakilan PT Fajar Baizury, yang kemudian diamini oleh seluruh perwakilan PMKS yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Sebelum Hari Raya Idul Adha, harga kelapa sawit di Nagan Raya sempat bertahan di atas Rp 3.000 per Kg. Di Nagan Raya tedapat 11 unit pabrik kelapa sawit. Dari jumlah tersebut, delapan pabrik membeli TBS petani meski memiliki kebun sendiri, dan tiga pabrik lainnya tidak membeli TBS warga.(riz)

Di Singkil, Meski Harga Sawit Naik, Pupuk Tetap Melambung

Masyarakat petani di Kabupaten Aceh Singkil sedang bahagia karena naiknya harga beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit pada Rabu (3/6/2026).

Setelah sebelumnya sempat terjun bebas hingga di bawah Rp 1.980 per Kg sejak 20 Mei 2026. Namun kini, harga kelapa sawit di suluruh daerah di Aceh Singkil menyentuh Rp 2.450 per Kg. 

"Harga naik, mohon jaga kualitas buah," kata Anto pengepul sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Singkil Utara.

Sayangnya, meskipun harga TBS kelapa sawit membaik, harga pupuk dan herbisida di Kabupaten Aceh Singkil, masih melambung tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved