Feature
Wariskan Gagasan Jaga Aceh Mulia, Kapolda Luncurkan Buku "Polda Aceh Meutuah"
Buku tersebut mengisahkan perjalanan hidup putra asal Tangse, Kabupaten Pidie, sejak masa kecil hingga menjadi pimpinan tertinggi Polda Aceh
Menurutnya, buku karya Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi itu bukan sekadar karya tulis yang mendokumentasikan perjalanan dan gagasan seorang pemimpin, tetapi juga memuat nilai-nilai yang dapat menjadi referensi bagi generasi masa kini dan masa mendatang.
Atas nama Pemerintah Aceh, M. Nasir menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Ia menilai konsep Polda Aceh Meutuah mencerminkan visi kepolisian yang tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pengayom masyarakat dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan.
“Kami memahami bahwa konsep Polda Aceh Meutuah mencerminkan visi kepolisian yang tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra dan pengayom masyarakat dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan,” katanya.
Lebih lanjut, M. Nasir mengaku memperoleh banyak pelajaran dan pandangan baru dari berbagai pertemuannya dengan Kapolda Aceh. Menurut dia, pembahasan yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan, tetapi juga menyentuh aspek etika dan moral dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Beberapa momentum saya bertemu dengan Pak Kapolda, kita tidak pernah membicarakan kasus, tapi selalu beliau menyampaikan sesuatu yang baru kepada saya. Saya banyak mendapat nasihat-nasihat pemerintahan, bagaimana bersikap etik, moral dalam menghadapi kawan, bukan kawan, atau orang lain di dalam mengarungi pemerintahan ini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti makna filosofis kata “meutuah” yang menjadi identitas dalam konsep tersebut. Dalam khazanah budaya Aceh, kata itu tidak hanya bermakna mulia atau beruntung, tetapi juga mengandung nilai keberkahan, kemanfaatan, dan kehormatan.
“Ketika istilah tersebut dilekatkan pada institusi kepolisian, maka harapan yang ingin diwujudkan adalah hadirnya kepolisian yang profesional, humanis, dipercaya masyarakat, serta membawa manfaat yang luas bagi daerah dan bangsa,” tutur M. Nasir.(ra)
Wariskan Gagasan Jaga Aceh Mulia
Buku Polda Aceh Meutuah
Polda Aceh Meutuah
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah
Pemred Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur
Sekda Aceh M Nasir Syamaun
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| 1.700 Hektare Sawah Terselamatkan, Pemkab Aceh Selatan Tuntaskan Normalisasi Irigasi Gunung Pudung |
|
|---|
| Ade Naylan Sadida, Hafizah 30 Juz Lolos Prodi Dokter USK |
|
|---|
| Mulai 29 Juni 2026, Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Umrah Aceh-Jeddah |
|
|---|
| Kisah Perjalanan Haji Alfaruq, Jamaah Termuda yang Berhaji Gantikan Ayah |
|
|---|
| Kapolresta Temui Mualem di H-1, Cerita di Balik Pencabutan Pergub tentang JKA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wariskan-Gagasan-Jaga-Aceh-Mulia.jpg)