Berita Nagan Raya
Wirduna Tripa Raih Doktor di UNY, Kembangkan Model Menulis Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Aceh
Pria berusia 37 tahun ini sukses menjalani ujian promosi doktor atau jenjang pendidikan stata tiga (S3) di Gedung WS Rendra FBSB UNY, Rabu (3/6/2026).
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Akademisi asal Nagan Raya, Wirduna Tripa, meraih gelar Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia di UNY.
- Disertasinya mengembangkan model pembelajaran menulis kreatif cerpen berbasis pendekatan genre dan kearifan lokal Aceh yang dinilai valid, praktis, serta efektif digunakan bagi mahasiswa PBSI di perguruan tinggi.
- Keberhasilan tersebut menjadi kontribusi bagi pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis budaya lokal serta diharapkan menginspirasi generasi muda Aceh.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Akademisi asal Nagan Raya Aceh, Wirduna Tripa, berhasil meraih gelar Doktor pada Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Pria berusia 37 tahun ini sukses menjalani ujian promosi doktor atau jenjang pendidikan stata tiga (S3) di Gedung WS Rendra FBSB UNY, Rabu (3/6/2026).
Akademisi program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Abulyatama tersebut lulus dengan predikat Cumlaude setelah menempuh studi selama 3 tahun 5 bulan.
Dalam sidang promosi, Wirduna berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Menulis Kreatif Fiksi (Cerpen) dengan Pendekatan Genre Bermuatan Kearifan Lokal untuk Mahasiswa.
Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) yang menghasilkan model pembelajaran, buku model, dan buku ajar menulis kreatif berbasis kearifan lokal Aceh.
Produk yang dikembangkan telah melalui tahap validasi ahli, uji kelayakan, dan uji efektivitas, serta dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran menulis kreatif bagi mahasiswa PBSI di perguruan tinggi.
Baca juga: VIDEO Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat oleh Warga di Kaki Gunung Seulawah
Keunggulan model ini terletak pada pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal Aceh, seperti tradisi, budaya, cerita rakyat, dan nilai-nilai sosial masyarakat ke dalam proses penulisan cerpen.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis kreatif, tetapi juga memperkuat pemahaman dan apresiasi terhadap budaya daerah.
Selain dikenal sebagai akademisi, Wirduna Tripa juga merupakan mantan aktivis mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan dan sosial kemasyarakatan.
Pengalaman berorganisasi tersebut turut membentuk kepemimpinan, kepedulian sosial, serta komitmennya dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Keberhasilan meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude menjadi pencapaian penting dalam perjalanan akademik Wirduna sekaligus kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis kearifan lokal.
Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Aceh untuk terus berkarya, menempuh pendidikan tinggi, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. (*)
Baca juga: Aturan Mutasi PNS Minimal 10 Tahun Digugat ke MK, Dinilai Menghambat Hak Berkumpul dengan Keluarga
| IKNR Banda Aceh Dukung Investasi di Nagan Raya, Peluang Besar untuk Kemajuan Daerah |
|
|---|
| Kebakaran Lahan Meluas Sudah Capai 90 Hektare |
|
|---|
| Menyala! Pemkab Nagan Raya Raih Opini WTP Ke-18 Kali dari BPK RI |
|
|---|
| Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Predikat Badan Publik Informatif, Raup 92,1 Poin |
|
|---|
| Kebakaran Lahan di Aceh Terus Meluas, Sudah Capai 90 Hektare |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wirduna-tripa.jpg)