Minggu, 7 Juni 2026

Berita Aceh Utara

Kerusakan Huntara Akibat Angin Kencang di Langkahan Aceh Utara Bertambah, Kini Jadi 69 Unit

Jumlah Huntara penyintas banjir yang rusak akibat angin kencang di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, bertambah dari 58 menjadi 69 unit.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Jafaruddin
HUNTARA RUSAK - Hunian sementara (Huntara) penyintas banjir di Desa Rumoh Rayek, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang susulan pada Kamis (4/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah Huntara penyintas banjir yang rusak akibat angin kencang di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, bertambah dari 58 menjadi 69 unit.
  • Kerusakan tersebar di sejumlah lokasi, termasuk Gampong Rumoh Rayeuk, Geudumbak, dan Buket Linteung, sehingga menambah beban warga yang masih menunggu pembangunan hunian tetap.
  • Pemerintah daerah, BNPB, dan kementerian terkait telah menerima laporan kerusakan dan memastikan perbaikan huntara akan segera dilakukan dengan target penyelesaian dalam waktu tujuh hari.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kerusakan hunian sementara (Huntara) yang ditempati penyintas banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, terus bertambah setelah kawasan tersebut kembali diterjang angin kencang pada Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan pendataan terbaru yang diterima pemerintah kecamatan dari para keuchik, terdapat tambahan 11 unit Huntara yang mengalami kerusakan. 

Dengan demikian, total bangunan terdampak akibat cuaca ekstrem sejak Selasa (2/6/2026) hingga Kamis (4/6/2026), mencapai 69 unit.

Camat Langkahan, T Reza Ichwan kepada Serambinews.com, Jumat (5/6/2025), mengatakan, tambahan kerusakan tersebut tersebar di sejumlah lokasi huntara penyintas banjir.

Di kawasan Huntara Gampong Rumoh Rayeuk, tercatat lima unit mengalami kerusakan tambahan, masing-masing dua unit rusak sedang dan tiga unit rusak ringan.

Sementara di Gampong Geudumbak, satu unit Huntara program insitu atau hunian yang dibangun di lokasi asal rumah penyintas juga mengalami kerusakan.

Selain itu, lima unit Huntara di Dusun Leubok Meuku, Gampong Buket Linteung, turut mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang yang kembali melanda wilayah tersebut.

Baca juga: Kepala PRR Aceh Safrizal ZA Turun ke Langkahan, Pastikan Huntara Diperbaiki Segera

"Data ini kami terima dari para keuchik. Ada tambahan 11 unit huntara yang rusak sehingga total keseluruhan yang terdampak kini mencapai 69 unit," ujar Reza Ichwan kepada Serambinews.com, Jumat (5/6/2026).

Menurut Reza, pihaknya telah melaporkan perkembangan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara

Selain itu, pihak Kementerian dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menerima laporan terkait kerusakan tambahan yang terjadi.

"Informasi yang kami terima, huntara yang rusak tersebut akan segera diperbaiki," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, sebanyak 58 unit Huntara dan fasilitas pendukung mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Langkahan pada Selasa (2/6/2026) sore.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Utara, Fauzan MA menjelaskan, kerusakan tersebar di beberapa titik lokasi Huntara yang dibangun untuk menampung penyintas banjir besar November 2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved