Berita Aceh Utara
Safrizal Targetkan Huntara Rusak di Aceh Utara Diperbaiki dalam Sepekan
angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Selasa (2/6/2026) menyebabkan sedikitnya 58 unit huntara mengalami kerusakan
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Pemerintah menargetkan perbaikan 58 unit hunian sementara (huntara) yang rusak akibat angin kencang di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, selesai dalam tujuh hari.Kerusakan terjadi setelah cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut pada 2 dan 4 Juni 2026, yang berdampak pada huntara di Rumoh Rayeuk, Langkahan, Bukit Linteung, dan Geudumbak.Safrizal juga menyerahkan bantuan peralatan dapur dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA – Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Safrizal ZA, memastikan perbaikan puluhan hunian sementara (huntara) yang rusak akibat diterjang angin kencang di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, akan diselesaikan dalam waktu sepekan.
Kepastian itu disampaikan Safrizal saat meninjau langsung lokasi huntara yang mengalami kerusakan bersama Bupati Aceh Utara, Kamis (4/6/2026) lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus mempercepat langkah penanganan di lapangan.
Berdasarkan data sementara, angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Selasa (2/6/2026) menyebabkan sedikitnya 58 unit huntara mengalami kerusakan.
Baca juga: Kerusakan Huntara Akibat Angin Kencang di Langkahan Aceh Utara Bertambah, Kini Jadi 69 Unit
Rinciannya, 36 unit Huntara Rumoh Rayeuk, lima unit Huntara Desa Langkahan, tujuh unit Huntara Bukit Linteung, dan 10 unit Huntara Geudumbak.
Kondisi tersebut diperparah setelah cuaca ekstrem kembali terjadi pada Kamis (4/6/2026), yang berdampak pada sejumlah huntara di Bukit Linteung dan Geudumbak. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan tambahan.
Pemerintah pantau perkembangan
Safrizal mengatakan, pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Menurutnya, koordinasi juga telah dilakukan secara langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) agar proses perbaikan dapat segera dimulai.
Baca juga: BERITA POPULER - Haji Uma Raih Gelar Magister Bareng Anak, Mualem Minta Gas Andaman Diolah di Arun
“Perbaikan huntara yang mengalami kerusakan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak,” kata Safrizal.
Selain meninjau lokasi, Safrizal juga menyerahkan bantuan berupa paket peralatan dapur kepada keluarga yang menghuni huntara terdampak.
Ia berharap proses perbaikan dapat berjalan sesuai target sehingga warga tidak terlalu lama menghadapi kondisi hunian yang rusak akibat cuaca ekstrem.
Pemerintah, kata dia, akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.
Baca juga: Belum Pulih dari Banjir, 58 Huntara di Aceh Utara Rusak Diterpa Angin Kencang
| Personel Lantas Polres Aceh Utara Amankan Empat Sepmor Berknalpot Brong Saat Patroli Dini Hari |
|
|---|
| CISAH Hadiri Pesta Buku di Kuala Lumpur, Perkuat Jaringan Kerja Sama Sejarah Islam Aceh-Malaysia |
|
|---|
| Penyintas Banjir di Langkahan Berharap Pemerintah Segera Bangun Hunian Tetap |
|
|---|
| Calon Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara Ikut Uji Baca Alquran |
|
|---|
| Dari Geunta Alam ke Sibrok Blang Pha, Kisah Grup Rapai Pase Bertahan Saat Konflik, Tsunami & Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Safrizal-ZA-saat-meninjau-langsung-lokasi-huntara-yang-mengalami-kerusakan.jpg)