Kamis, 11 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat sehingga diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas dan akurat.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. 

Ringkasan Berita:Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang diikuti 410 peserta di Hotel Royal Idi. 
 
Pelatihan yang digelar BPS Aceh Timur selama tiga hari ini bertujuan menyiapkan petugas sensus untuk mendata aktivitas ekonomi masyarakat mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. 
 
Bupati menegaskan pentingnya data yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan pengembangan UMKM di Aceh Timur.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si  secara resmi membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Aceh Timur yang berlangsung di Hotel Royal Idi, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Timur tersebut diikuti oleh 410 peserta yang akan bertugas sebagai petugas sensus di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Timur.

Kepala BPS Aceh Timur, Mawarzi Lista Agung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan akan berlangsung selama tiga hari.

Dari total 410 peserta, sebanyak 407 orang merupakan pemuda dan pemudi yang akan diterjunkan ke lapangan sebagai petugas sensus di tingkat kecamatan.

"Peserta yang mengikuti pelatihan ini berusia antara 24 hingga 35 tahun. Mereka masih muda, sehat, dan memiliki semangat kerja yang tinggi.

Sebanyak 62 persen peserta merupakan perempuan dan 38 persen laki-laki," ujar Mawarzi.

Baca juga: Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Aceh Timur Sebut Data Instrumen Pembangunan

Ia menjelaskan bahwa seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat sehingga diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas dan akurat.

Menurutnya, petugas sensus akan mulai bekerja pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Selama pelaksanaan sensus, BPS akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh data ekonomi masyarakat dapat terhimpun dengan baik.

"Tidak boleh ada data yang terlewatkan. Kualitas data menjadi prioritas utama karena hasil sensus ini akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan," katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan bahwa data merupakan instrumen yang sangat penting dan mendesak dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah saat ini harus berbasis data yang valid agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran.

Baca juga: Harga Emas di Aceh 10 Juni 2026: Banda Aceh Anjlok Rp190 Ribu per Mayam, Daerah Lain Ikut Ambles

"Semua persoalan pada akhirnya kembali kepada data. Pelayanan masyarakat, perencanaan pembangunan hingga pengambilan kebijakan harus didukung oleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Al-Farlaky.

Ia meyakini para petugas yang direkrut dengan latar belakang pendidikan yang beragam mampu menjalankan tugas pengumpulan data ekonomi masyarakat secara profesional dan objektif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved