Jumat, 12 Juni 2026

Berita Abdya

DPMP4 Abdya Edukasi Siswa SMP Ibnu Sina Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMP4) Aceh Barat Daya (Abdya)

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
SOSIALISASI - Pemateri sedang memberikan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di SMP Ibnu Sina Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Kamis (11/6/2026).  
Ringkasan Berita:
  • DPMP4 Aceh Barat Daya melalui Bidang PPPA menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di SMP Ibnu Sina Kecamatan Kuala Batee, Kamis (11/6/2026). 
  • Kegiatan menghadirkan narasumber dari Kemensos RI dan membahas jenis kekerasan, dampak, pergaulan sehat, serta mekanisme pelaporan kasus kekerasan atau bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat.
  • DPMP4 Abdya menegaskan pencegahan kekerasan anak harus dilakukan bersama oleh sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMP4) Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di SMP Ibnu Sina Kecamatan Kuala Batee, Kamis (11/6/2026). 

Sosialisasi tersebut sebagai upaya memberikan pemahaman sejak dini mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang dapat mengancam anak, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun dalam pergaulan sehari-hari.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber Ustadz Fadhlullah Mudzakkir, SH dan Raihan Agustin, SSos yang merupakan Peksos Abdya dari Kemensos RI.

Kepala Bidang PPPA DPMP4 Abdya, Julisna, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran anak-anak agar berani mengenali, menghindari, dan melaporkan tindakan yang mengarah pada kekerasan maupun perundungan (bullying).

"Anak-anak perlu dibekali pengetahuan tentang hak-hak mereka serta bagaimana cara melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan.

Dengan pemahaman yang baik, mereka akan lebih berani berbicara dan mencari bantuan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan," kata Julisna.

Baca juga: Perkuat Media Edukasi Kesehatan, RSUD-TP Abdya Gelar Pelatihan Media Interaktif bagi Tim PKRS

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian semua pihak. 

"Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi yang berkelanjutan kepada anak, orang tua, guru, dan masyarakat," ujarnya. 

Dalam sosialisasi tersebut, kata Julisna, peserta diberikan materi mengenai jenis-jenis kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, serta mekanisme pengaduan apabila terjadi tindak kekerasan. 

Julisna berharap kegiatan tersebut dapat membangun keberanian dan kesadaran peserta didik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

"Kami ingin anak-anak merasa terlindungi dan mengetahui bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman.

Pencegahan kekerasan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," pungkasnya. (*)

Baca juga: DPMP4 Abdya Tuntaskan Validasi Pencairan DD & ADG Tahap Pertama 152 Gampong

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved