Berita Aceh Besar
Dukung Pengembangan Bioetanol, Zulhas Ajak Petani Aceh Tanam Singkong hingga Tebu
kebutuhan bahan baku untuk pengembangan energi etanol di masa depan akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas pertanian
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Menko Pangan RI Zulkifli Hasan ajak petani Aceh memanfaatkan peluang pengembangan bioetanol dengan menanam komoditas seperti singkong, jagung, dan tebukebutuhan bahan baku untuk pengembangan energi etanol di masa depan akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas pertanian
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mengajak seluruh petani Aceh memanfaatkan momentum dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian, dengan menanam bebagai tanaman produktif.
“Pergunakan momentum ini sebaik-baiknya. Sekarang kalau punya lahan, tanam apa aja nanti laku. Tanam singkong laku, tanam jagung laku, tanam tebu laku, tanam padi apa lagi,” ujar Zulhas dalam kegiatan Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan di Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, kebutuhan bahan baku untuk pengembangan energi etanol di masa depan akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas pertanian.
“Karena nanti juga kita perlu etanol. Etanol itu dibuat dari singkong, dari jagung, dari tebu. Pendek kata pertanian akan sangat menguntungkan,” katanya.
Baca juga: Zulhas Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Abu Doto, Kenang Kedekatan Saat Pimpin Aceh
Ia berharap para petani dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Jadi manfaatkan momentum sebaik-baiknya untuk membuat rakyat kita lebih sejahtera,” katanya
Pada kesempatan tersebut, Zulhas juga memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi petani di Aceh dalam kondisi aman.
Bahkan, pemerintah saat ini memiliki stok pupuk nasional yang melimpah untuk mendukung sektor pertanian.
“Aman (stok pupuk subsidi), cukup aman. Bahkan sekarang produksinya lebih, stoknya sejuta lebih. Stoknya kita ada 1 juta lebih,” ujarnya.
Baca juga: Jamaah Haji Aceh Hilang Uang Belasan Juta di Makkah, Dikembalikan Utuh
Ia menjelaskan, hingga 11 Juni 2026 realisasi penyaluran pupuk secara nasional telah mencapai 4,3 juta ton atau sekitar 44 persen dari total alokasi sebesar 9,8 juta ton.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,5 juta ton dialokasikan untuk sektor pertanian dan 295 ribu ton untuk sektor perikanan.
Pastikan ketersediaan pupuk
Khusus untuk Aceh, kata dia, realisasi penyaluran pupuk telah mencapai 92.505 ton.
Angka itu merupakan bagian dari alokasi pupuk untuk wilayah Sumatra yang mencapai 2,22 juta ton.
Lebih lanjut, Zulhas mengatakan, selain memastikan ketersediaan pupuk, pemerintah juga terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga produksi pangan nasional, termasuk mempercepat rehabilitasi lahan pertanian dan tambak yang terdampak bencana.
Baca juga: Menko Zulhas Pastikan Stok Pupuk Subsidi untuk Petani di Aceh Aman
“Pemerintah pusat juga dengan cepat melakukan perbaikan rehab pasca bencana. Sawah-sawah dipulihkan, kemudian tambak-tambak juga dipulihkan, karena anggarannya cukup ada. Jadi pemulihan sawah dan seterusnya, termasuk ini (pupuk), sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.(*)
| SMAN 1 Darul Imarah Juara Umum O2SN SMA Aceh Besar |
|
|---|
| Pemkab Aceh Besar Salurkan 40 Alsintan untuk Kelompok Tani Guna Tingkatkan Produktivitas |
|
|---|
| Pemkab Aceh Besar Salurkan 40 Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani |
|
|---|
| Buka Perjusa MIN 27 Aceh Besar, Yahwa Tekankan Kemandirian hingga Jaga Ibadah |
|
|---|
| SMAN Modal Bangsa Raih Prestasi Gemilang di O2SN Kabupaten Aceh Besar 2026, Berikut Nama-nama Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Zulhas_rembuk-tani-2026_aceh-besar.jpg)