Selebrasi Lokal 2026
MPU Sabang Ingatkan Potensi Pelanggaran Syariat Saat Nonton Piala Dunia
MPU Sabang menyoroti jadwal pertandingan yang pada sejumlah kesempatan berlangsung bertepatan dengan waktu pelaksanaan ibadah.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- MPU Kota Sabang mengimbau masyarakat tetap mengutamakan ibadah dan menghindari praktik perjudian atau taruhan dalam bentuk apa pun selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
- Pengelola warung kopi, kafe, dan lokasi nonton bareng juga diminta menghentikan sementara tayangan saat waktu salat tiba agar ibadah tetap menjadi prioritas.
- Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan agar antusiasme menyaksikan Piala Dunia tidak memicu pelanggaran syariat Islam maupun mengganggu aktivitas sehari-hari.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Sabang mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kewajiban ibadah dan menghindari praktik yang bertentangan dengan syariat Islam selama berlangsungnya perhelatan Piala Dunia 2026.
Ketua MPU Kota Sabang, Tgk Baharuddin menyebutkan, antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan sepakbola internasional merupakan hal yang wajar.
Namun, ia mengingatkan, tingginya minat menonton jangan sampai memicu munculnya aktivitas yang dilarang dalam syariat, seperti perjudian dan berbagai bentuk taruhan.
Menurutnya, praktik taruhan yang kerap muncul saat pertandingan sepakbola, baik berupa uang tunai, rokok, kopi maupun hadiah lainnya, tetap termasuk perbuatan yang dilarang meskipun dianggap hanya untuk menambah keseruan menonton.
Selain itu, MPU juga menyoroti jadwal pertandingan yang pada sejumlah kesempatan berlangsung bertepatan dengan waktu pelaksanaan ibadah.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat sebagian masyarakat menunda atau mengabaikan kewajiban shalat.
Baca juga: Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Yakin Cristiano Ronaldo Cs Mampu Bawa Portugal Juara Piala Dunia
Karena itu, pengelola warung kopi, kafe, maupun lokasi nonton bareng diminta menghentikan sementara aktivitas menonton saat waktu shalat tiba.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan ibadah tetap menjadi prioritas di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap ajang olahraga dunia tersebut.
MPU juga mengingatkan masyarakat agar menjaga keseimbangan antara hiburan dan tanggung jawab sehari-hari, termasuk pekerjaan, pendidikan, serta kewajiban sosial di lingkungan masing-masing.
Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas nonton bersama di sejumlah lokasi di Kota Sabang sejak bergulirnya Piala Dunia 2026.
Hingga saat ini, belum ada laporan pelanggaran khusus yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Namun MPU menilai upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini untuk menghindari munculnya praktik yang bertentangan dengan syariat Islam.(*)
Selebrasi Lokal 2026
MPU Sabang
Sabang
Pelanggaran Syariat
nonton bola
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Yakin Cristiano Ronaldo Cs Mampu Bawa Portugal Juara Piala Dunia |
|
|---|
| Piala Dunia 2026, Polres Lhokseumawe Imbau Warga Jauhi Praktik Judi |
|
|---|
| Kepala Bapperida Abdya Optimis Timnas Argentina Kembali Angkat Trofi di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Kadisporapar Ekraf Aceh Utara Jagokan Brasil Juara Piala Dunia 2026, Neymar Jadi Alasan Utama |
|
|---|
| Ketua PSSI Aceh Singkil Favoritkan Prancis Juara Piala Dunia, Berikut Jadwal Pertandingan Les Bleus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-MPU-Kota-Sabang-Tgk-Baharuddin.jpg)