Berita Banda Aceh
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Terjunkan 5.328 Petugas hingga ke Pelosok Aceh
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menerjunkan 5.328 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Ringkasan Berita:
- Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menerjunkan 5.328 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026
- Pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 di seluruh wilayah Aceh
- Sensus menyasar berbagai skala usaha mulai dari UMKM hingga pelaku ekonomi digital
- Masyarakat diimbau memberikan data jujur untuk membantu perencanaan pembangunan nasional
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menerjunkan 5.328 petugas untuk melakukan pendataan lengkap aktivitas atau unit usaha masyarakat Aceh. Mereka diterjunkan dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di seluruh wilayah Indonesia, terhitung mulai hari ini, 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Para petugas lapangan disebar ke seluruh pelosok daerah, mulai dari perkotaan hingga wilayah pelosok di Tanah Rencong.
Pendataan ini menyasar sektor rumah tangga, unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sektor pertanian, hingga pelaku usaha skala besar. Langkah masif ini ditargetkan mampu menghasilkan basis data tunggal ekonomi nasional yang akurat.
Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Aceh menyambut baik kedatangan para petugas lapangan, serta memberikan data dengan jujur dan apa adanya.
“Kami mengharapkan dukungan semua pihak, seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha, agar menerima kedatangan petugas SE2026 dan memberikan data yang benar,” katanya, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Naik, Segini Harga Emas Per Mayam dan Per gram Senin 15 Juni 2026
Menurutnya, data yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan. Bagi pelaku usaha juga sangat berguna dalam pengembangan bisnis dan melihat potensi usaha.
Nantinya kata Agus, pelaksanaan SE2026 dilakukan melalui metode pendataan langsung dari rumah ke rumah (door-to-door), serta pusat-pusat usaha.
Sensus tersebut menyasar berbagai aktivitas ekonomi masyarakat Aceh, seperti pasar tradisional, kedai kopi, toko kelontong, warung makan, toko pakaian, sektor distribusi barang, hingga pelaku ekonomi digital.
Masyarakat Aceh diimbau untuk mengenali petugas resmi SE2026 yang datang ke lokasi agar terhindar dari modus penipuan. Para petugas di lapangan dibekali dengan atribut resmi.
“Petugas menggunakan rompi bertuliskan Petugas Sensus Kartu tanda pengenal (ID card) resmi yang disertai QR Code Surat Tugas,” pungkasnya.
| Memperkuat Pelayanan, PERHOMPEDIN Aceh Road Show ke Barat Selatan Aceh |
|
|---|
| Jamaah Haji Aceh Diminta Tidak Membeli Oleh-Oleh Melebihi Kapasitas Bagasi |
|
|---|
| 9 Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci, 9 Lainnya Masih Dirawat di Arab Saudi |
|
|---|
| Kesehatan Jamaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang dari Tanah Suc |
|
|---|
| RSIA dan RSUD Meuraxa Teken Kerja Sama dengan RS Cicendo Bandung untuk Perkuat Layanan Mata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/LAKUKAN-PENDATAAN-Pendataan-di-Rumah-Warga-di-Wilayah-Kab-Pidie-Jaya.jpg)